BERAS ORGANIK O RICE
O-Rice adalah beras pilihan yang diolah secara organik oleh petani Indonesia yang diawasi oleh para ahli pertanian organik sehingga mutu dan kualitasnya terjagaO-Rice adalah beras pilihan yang diolah secara organik oleh petani Indonesia yang diawasi oleh para ahli pertanian organik sehingga mutu dan kualitasnya terjaga
Varian O-Rice :
Pandan Wangi
Batang Lembang
Mentik Wangi Susu
Beras Merah
Beras Hitam
Ciri, rasa, dan harga Beras Organik O Rice
1. Pandan Wangi : Butir-butir beras berbentuk bulat-panjang. Bila dicium baunya terasa wangi, seperti bau pandan. Saat dimasak dan setelah menjadi nasi aroma tidak pudar, nasi pulen.
Harga beras Pandan Wangi Rp.80.000/5Kg
2. Batang Lembang : Butir-butir beras panjang, warna beras putih jernih. Nasi super pulen jika dibanding dengan varietas yang lain.
Harga beras Batang Lembang 80.000/5Kg
3. Mentik Wangi : Butir-butir beras pipih-kecil, warna beras putih susu (seperti ketan), aroma beras wangi. Nasi pulen dan wangi.
Harga beras Mentik Wangi 85000/5Kg
4. Beras Merah : Beras kupas kulit,warna merah pada beras tidak terkelupas sehingga masih banyak vitamin yang terkandung dalam setiap butiran beras merah. Beras merah kaya serat ini jika dimasak membutuhkan trik khusus untuk menghindari nasi yang keras/pera, yaitu dengan direndam terlebih dahulu kira-kira 15-30menit sebelum dimasak.
Harga beras Merah Rp. 85.000/5Kg
5. Beras Hitam : Selain sebagai bahan pangan beras hitam juga berfungsi sebagai obat karena memiliki kadar vitamin, mikroelemen dan asam amino lebih tinggi daripada beras biasa. mengandung antosianin yang berfungsi sebagai anti kanker dan anti aging, Nasi berwarna hitam keunguan.
Berah hitam 5 Kg Rp 120.000
Manfaat beras organik :
Enak, bergizi tinggi, aman dan sehat untuk dikonsumsi (bebas pestisida kimia, pupuk kimia, dan pemutih)
Memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi
Memiliki nilai ketercernaan yang lebih baik karena kaya akan serat’
Baik untuk diet dan mengurangi kolesterol (beras merah)
Baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit kanker dan diabetes (beras merah dan beras hitam)
Mengandung antioksidan sebagai anti-kanker (beras hitam)
Harga :
Pandan wangi 5 Kg Rp. 80.000
Batang Lembang 5 Kg Rp. 80.000
Mentik wangi 5 Kg Rp 85.000
Beras merah 5 Kg Rp. 85.000
Berah hitam 5 Kg Rp 120.000
Beras hitam 2 kg Rp 60.000
Beras merah 2 Kg Rp 45.000
(Belum termasuk ongkos kirim)
Informasi dan pemesanan by sms 081322023659
![]() |
10 Hal Yang Harus Anda Tahu tentang Suhu Badan Anak
10 Hal Yang Harus Anda Tahu tentang Suhu Badan Anak
BATAS mana disebut normal? Bagaimana cara mengukurnya? Kapan harus mencari pertolongan ke dokter? Bagaimana caranya menurunkan panas badan anak? Suhu badan anak adalah petunjuk yang baik dari keadaan umum kesehatan badannya. Suhu badan dapat berubah dari menit ke menit. Ketahuilah bagaimana cara membedakan yang normal dan yang disebut demam, dan kapan harus mencari pertolongan ke dokter.
1. Yang disebut ‘normal’ ternyata dapat bervariasi
Biasanya suhu badan tiap anak berbeda. Jadi saat ia sehat, cobalah untuk mengukur suhu badannya. Sehingga anda tahu suhu badan normal yang biasa ia punya setiap harinya.

Sebagai petunjuk umum:
-suhu badan normal adalah sektiar 36-37 derajat celcius
-suhu badan 37.7 derajat celcius atau lebih disebut sebagai demam.
Tetapi suhu ini dapat berubah saat pergantian cuaca atau setelah aktivitas fisik si anak.
2. Pilihlah termometer (alat pengukur suhu) yang baik
Termometer sekarang ada berbagai macam bentuk. Ada yang berupa kertas yang ditempelkan di dahi anak selama beberapa saat, termometer digital yang dapat berbunyi/ mempunyai alarm saat suhu badan anak telah terdeteksi, sampai ke termometer infra merah/ infrared yang diukur melalui telinga anak.
Pakailah yang sesuai dengan kenyamanan dan usia anak.
Jangan menggunakan termometer merkuri/ air raksa(yang ujungnya berwarna perak) dengan cara memasukkannya ke mulut anak, untuk anak yang berusia dibawah 3 tahun.
3. Ukurlah suhu badan anak secara teratur
Apabila terasa badan anak panas, segeralah gunakan temperatur untuk mengukur suhu badan anak anda. Ukurlah satu jam sekali setelah itu. Apabila ternyata ada demam, periksa juga apakah ada gejala lain seperti hidung ingusan (yang dapat berarti anak anda terinfeksi influensa), atau adanya cairan di telinga (yang dapat berarti anak anda terinfeksi kuman di telinga).
4. Kapankah anda perlu pertolongan dokter?
Demam pada anak tidak boleh melebihi 24 jam lamanya. Apabila telah lebih, pergilah ke dokter.
Tetapi apabila demam anak anda mencapai 40 derajat celcius, jangan tunggu lagi, segeralah mencari pertolongan ke dokter.
Apabila suhu badan yang demam tinggi disertai beberapa gejala dibawah ini, segeralah ke UGD (unit gawat darurat) di rumah sakit, atau telpon ke 118.
Gejalanya sebagai berikut:
-kesulitan bernapas (dapat disebabkan oleh penyakit radang paru,
radang saluran napas atau penyakit lain)
-kekakuan leher, muntah-muntah atau bintik-bintik merah di kulit yang tidak menghilang apabila ditekan (dapat disebabkan oleh penyakit radang otak/ meningitis).
-diare, cekung di bawah mata (dapat disebabkan oleh dehidrasi/ kurang cairan tubuh)
5. Cara pengukuran suhu dapat dilakukan di beberapa tempat
Anda dapat mengukur suhu badan anak anda di beberapa tempat tertentu, yaitu di dahi (untuk termometer bentuk strip/kertas), dibawah lidah , dikempit di ketiak (untuk termometer air raksa/merkuri), atau di telinga (termometer infra merah).
Jangan melakukan pengukuran suhu dengan memasukkan termometer ke pantat anak, karena dapat mengakibatkan berbagai hal yang tidak diinginkan apabila dilakukan bukan oleh tenaga profesional.
Pengukuran di bawah ketiak biasanya paling akurat.
Dokter biasanya akan menanyakan dimana tempat anda melakukan pengukuran suhu, karena akan ada sedikit perbedaan hasil, pada pengukuran di tempat yang berbeda.
6. Bagaimana cara menurunkan suhu anak saat demam?
Usaha untuk menurunkan suhu badan anak yang demam diperlukan untuk mencegah resiko terjadinya kejang yang disebabkan oleh suhu badan yang terlalu tinggi.
Beberapa caranya adalah sebagai berikut:
-Jangan pakai baju yang terlalu tebal, pakailah baju tidur biasa
-Berikan obat parasetamol sesuai dosis
-kompres anak anda dengan air suam-suam kuku (bukan air dingin)
7. Pegang perutnya untuk mengira-ira suhu badan
Bayi yang masih kecil tidak dapat mengatur suhu badannya dengan baik, sehingga anda harus terus memonitor keadaan demamnya.
Tangan dan kaki pada bayi biasanya memang dingin. Jadi anda harus memegang perut atau bagian belakang lehernya untuk mengetahui apakah demamnya sudah mulai menurun. Apabila ternyata masih panas, anda harus berusaha untuk menurunkan lagi demamnya.
8. Periksa suhu kamar bayi anda
Suhu kamar yang ideal bagi bayi adalah 16-20 derajat celcius. Gunakan termometer ruangan untuk mengukur suhu ruangan, usahakan jangan sampai suhu ruangan lebih panas dari 20 derajat celcius.
9. Jangan memakai selimut yang berlebihan
Apabila bayi anda masih berumur kurang dari 1 tahun, berhati-hatilah agar anak anda tidak memakai selimut yang berlebihan sehingga kepanasan.
Apabila suhu ruangan bayi anda sekitar 18 derajat celcius, satu selimut dan dua lapis seprei untuk pelapisnya adalah cukup (apabila bayi memakai baju tidur dan jaketnya)
Jangan membiarkan bayi anda tidur di dekat radiator, api pemanas atau heater.
10. Bayi anda ternyata dapat kedinginan juga
Memang keadaan ini jarang terjadi. Biasanya disebut hipotermia. Yaitu apabila suhu bayi dibawah 35 derajat celcius. Untuk menghangatkannya, peluklah ia, tempelkan badannya dengan badan anda yang hangat, dan berikan ia selimut sampai menutupi lehernya.
sumber : http://umum.kompasiana.com/2009/02/04/10-hal-yang-harus-anda-tahu-tentang-suhu-badan-anak/
Pertolongan Pertama Anak Demam
|
||||||||||||
|
No MSG! Bisa!
Sebenarnya saya cukup realistis dengan yang namanya MSG alias penyedap rasa.
Khusus untuk makanan yang dibeli di restoran, makanan siap saji, snack, ya otomatis tidak dapat 100% menolak MSG. Caranya menolak hanya ‘tidak makan’ dan ‘tidak jajan’ di luar, tapi mana tahaaannn?! Hehehe…
Tetapi kalau untuk makanan di rumah, sudah sejak saya (akhirnya…) bisa memasak, berusaha untuk tidak menggunakan MSG. Kuncinya sebenarnya adalah percaya diri! Ya… percaya diri untuk tidak mengandalkan MSG hanya untuk mendapatkan masakan yang berasa enak (tapi di mulut jadi bikin haus dan yang parah bisa sakit tenggorokan). Praktis saya sudah jarang sekali menggunakan dan membeli produk-produk yang mereknya S*sa, M*won, R*yko, termasuk tepung-tepung yang siap dibalur untuk digoreng, dan termasuk juga saus-saus botolan yang siap tuang. Jangan lupa, kecap asin yang bermerek terkemuka di Indonesia pun mengandung MSG, jadi sejarang mungkin saya pakai.
Trus??? Apa enak? Ya enak jelas! Kuncinya itu tadi, percaya diri! Memasak kembali dengan metode yang mengandalkan bumbu selera asal, bukan main asal cemplung-cemplung trus dikasih air, garam, dan MSG hehehe…
Repot? Ya kecuali kita tidak mau hidup sehat dan senang yang praktis saja, semua juga bakal repot. Kerepotan itu sebenarnya dapat ditanggulangi dengan :
1.Kaldu asli yang direbus dapat dibekukan dalam bentuk blok es batu dan disimpan di freezer. Sehingga tatkala ingin digunakan tinggal dicairkan.
2.Bumbu racikan dihaluskan pakai blender dan buat stock dapat disimpan dalam waktu tertentu di freezer atau kulkas.
3.Rela mencari dan memburu merek-merek yang non MSG, memang sih biasanya harganya rada mahal, tetapi kemasannya juga besar-besar jadi tidak cepat habis.
4.Margarin sebagai penambah sedap tumisan (untuk anak-anak dan mereka yang tidak takut kolesterol kambuh hehehe…). Wangi margarin akan memberi rasa tersendiri hingga menurut saya sih MSG masih kalah enaknya.
5.Komposisi garam dan gula 1:2 sebagai pengganti MSG (ini solusi buat yang tidak bisa makan margarin)
Nah saya coba kasih beberapa tips untuk makanan yang sudah terbukti tanpa MSG juga tetap enak disantap.
Tumis Selada Air
Biasanya orang tidak pede tumis sayur karena selalu merasa pahit.
Bumbu : bawang putih keprek, jahe dikeprek, bawang bombay.
Tambahan : air kaldu ayam (kalau tidak sempat air biasa juga gak apa kok), saus tiram non msg, kecap manis (atau gula juga boleh), garam.
Isi : selada air yang sudah dipotong, daging ayam yang sudah diiris tipis.
Tumis bumbu dengan margarin atau minyak sayur sampai wangi. Tuangkan air kaldu (ya 100ml aja, kecuali suka banjir hehehe…), masukkan daging ayam. Aduk-aduk dan beri saus tiram non msg. Setelah setengah matang ayamnya, masukkan sayur selada airnya. Aduk-aduk, kasih kecap manis dan garam, atau kombinasi garam dan gula tadi. Jangan biarkan menumis sayur sampai lembek, jadinya pahit (tetapi kalau masih keras juga tetap pahit ya hahaha…). Jadi kuncinya? Ya dicicip dong…! Hehehe… Kalau sudah pas rasanya, bungkusss!
Telur dadar non MSG dan non garam
Anak kecil harus makan telur. Tapi kalau dikasih bumbu garam dng MSG terus ya kasihan kan… Akhirnya saya gunakan kombinasi margarin dan keju, tidak pakai garam. Hasilnya? Anak saya malah lebih doyan yang begini hehehe…
Kocok telur yang sudah ditaburi keju (parut atau keju mudah leleh). Lalu panaskan mentega, masukkan telur yang sudah dikocok itu. Kalau mau tambah sosis (sosis yang dijual di pasaran sih ada MSG ya hehehe… variasi yang jangan terlalu sering!) taburi sosis sedikit. Terus? Ya sudah tunggu sampai matang dadarnya (tentu saja dengan membolak-balikkan telur yang sudah di penggorengan ya hehehe…). Siap santappp!
Ayam kukus
Apa enaknya? Hehehe… saya sih pas makan ya berasa makan ayam tim, atau ayam yang di nasi hainam hehehe… Ini kalau sudah ribet masak tapi tetap mau makan enak.
Bumbu sangat sederhana : bawang putih keprek, daun bawang/prei, jahe.
Siapkan dalam satu wadah panci yang berisi air, bumbu yang sudah saya sebut tadi, daging ayam yang sudah dibersihkan, garam dan merica. Aduk-aduk. Lalu kukus seperti mengukus ikan, bukan rebus. Tahu kan beda kukus dan rebus? Kalau belum, silakan googling.
Saya sendiri tidak punya kukusan, jadi seadanya, pakai panci agak besar yang sudah diberi air, lalu di atas panci besar itu saya taruh panci yang berisi racikan tadi. Setelah matang, ya dikeluarkan ayamnya, terus dimakan saja. Air kaldu hasil kukusan tidak terlalu berminyak (jadi cocok buat yang diet rendah minyak) dapat dipakai untuk kuah dan rasanya sama dengan minum kuah nasi hainam hehehe…
Sapo Tahu
Kalau saya masak, biasanya tidak harus ikut pakem kombinasi sayur dari resep kebanyakan. Jadi kalau ada yang bilang sayur A harus isinya ada ini, itu, bla bla bla, ya buat saya tidak harus. Tergantung isi kulkas juga. Itu baru yang disebut masak nyantai tapi rasa tetap. Jadi kalau ada yang bilang capsay itu 10 jenis sayur, kalau di kulkas hanya ada 4 jenis, ya jadi aja hehehe…
Termasuk si sapo tahu ini. Biasanya orang menggunakan seafood, dan jamur. Tapi berhubung lagi gak punya udang dll dan orang rumah juga pada gak demen jamur, alhasil saya ganti saja dengan labu dan bakso yang kebetulan masih ada. Yang jelas kan saya ada tahu halus hehehe… Jadi beginilah materi sapo tahu saya ini (yang kebetulan saya masak pas hari ini) :
Isi : tahu halus, bakso, labu manis.
Bumbu : bawang putih keprek, daun bawang/prei potong-potong, bawang bombay, jahe.
Pelengkap : saus tiram non MSG, kecap manis, garam (atau kombinasi garam dan gula), sagu, air kaldu ayam atau air minum biasa juga tidak apa.
Tumis bumbu sampai wangi dengan margarin (atau minyak), tuang bakso, beri air kaldu/air 200ml-300ml, masukkan sedikit saus tiram. Aduk-aduk sampai merata bumbunya. Masukkan labu manis, diamkan sebentar sampai labu setengah lembut. Lalu masukkan tahu halus yang sudah dipotong, aduk pelan-pelan (kalau terlalu kencang-kencang kayak masak nasi goreng alamat bisa pecah tahunya!). Masukkan kecap manis/gula. Aduk-aduk lagi. Untuk membuat kental kuah sapo, gunakan kombinasi sagu dan air (kalau takaran saya kira-kira 2sdm sagu : 100ml air). Masukkan kombinasi sagu dan air itu ke dalam masakan, aduk hingga kental. Kalau tidak suka terlalu kental ya kasih air saja lagi sedikit. Terakhir baru kasih garam, cicip-cicip, enak? Angkat, makannn!
Sop ayam / sop daging sapi
Nah… banyak yang memasak sop dengan MSG dengan asumsi kalau tidak pakai penyedap, rasanya kurang enak. Pakai garam doang juga masih kurang pas. Kuncinya adalah bumbu yang digunakan kurang wangi!
Jadi bumbu sop yang kita siapkan semacam bawang putih, bombay, daun bawang/prei, sledri ditumis dulu dengan margarin sampai harum (ini juga dikasih tahu teman dan suami). Setelah itu baru masukkan air kaldu ayam asli dan rebuslah isi sopnya. Masukkan bahan yang keras dulu seperti kentang, wortel, baru masukkan yang lembut. Nah… dengan cara ini, hanya dengan garam saja, sudah pasti enak!
Catatan : Saya bukan ahli masak loh yaaa… Jadi kalau nanti ada yang nyobain resep ini dan bilang tidak enak ya tolong dimaklumi saja hihihi… Paling tidak ini pengalaman sendiri aja, kalau berguna ya syukurlah hehehe…
From : Femi
http://femikhirana.com
http://facebook.com/fekhi












