Ketentuan Keanggotaan (Membership)
Ketentuan Keagenan dengan dan Tanpa Modal
Caranya?
1. TANPA MODAL
• Mengirim biodata.Membayar biaya keanggotaan sebesar Rp. 60.000,- seumur hidup
• yang mau memasarkan produk di FB, diperbolehkan mengcopy foto2nya di album kami.
• Order di AWAL cuma 6 PIECES saja,boleh campur merk produk selanjutnya tanpa minimum order
• Diskon 15% untuk semua produk kecuali diskon 10% untuk merk AZKA, queena,permata,zea,little zee dan mughitsah
• pengiriman barang bisa sistem dropship / langsung pengiriman dari kami dengan tetap mencantumkan nama pengirim olshop kamu.
2. Dengan modal sendiri
• Mengirim biodata
• Pembelian minimum 2,5 juta nett, diskon 25% untuk semua produk dan diskon 20% untuk Merk AZKA, queena,permata,zea,little zee dan mughitsah
• Pembelian minimum 1,5 juta nett, diskon 20% untuk semua produk dan diskon 15% untuk Merk AZKA, queena,permata,zea,little zee dan mughitsah
Barang yang di order langsung dikirim ke alamat anda atau langsung ke tujuan customer, selanjutnya tidak ada min.pembelian diskon tetap sama.
KETENTUAN RETUR
Pembelian Member dan Agen Tanpa Modal
1. Jangka waktu pengembalian maksimum 3 hari dari tanggal nota pembelian
2. Menyertakan nota pembelian
3. Tidak terdapat cacat/kerusakan/noda yang disebabkan oleh kesalahan pembeli
4. Biaya pengiriman ditanggung oleh pembeli
Pembelian Agen Dengan Modal
1. Jangka waktu pengembalian maksimum 10 hari dari tanggal nota pembelian
2. Menyertakan nota pembelian
3. Tidak terdapat cacat/kerusakan/noda yang disebabkan oleh kesalahan pembeli
4. Jumlah maksimum yang di-retur adalah 10% dari jumlah pembelian
5. Biaya pengiriman ditanggung oleh pembeli
Assalamualaikum
Dear All,
Terimakasih sebelumnya kami ucapkan karena telah memberikan kepercayaan kepada kami dengan berbelanja di toko online kami ^_^.
Dikarenakan banyak permintaan lebih praktis dalam berbelanja online serta untuk menjaga kepercayaan pelanggan, maka untuk pembelian online pindah ke http://www.busana.biz/
Selamat berbelanja ya..
Sayur Nangka
(sumber gambar :http://inforesep.com/wp-content/uploads/2009/12/inforesep-sayur-nangka-muda.jpg)
Bahan :
- 1 kg nangka sayur yang muda
- 1 ons daging tetelan sapi
- 1 buah kelapa yang besar, diparut, jadikan santan
- 1 batang serai, dimemarkan, dipotong menjadi dua bagian
- 2 lembar daun salam, dicuci bersih
- 2 lembar daun jeruk, dicuci bersih, diiris tipis
- 1 siung bawang bombay yang kecil, diiris tipis
- garam secukupnya
- bumbu penyedap secukupnya
- 1 sendok makan mentega
- minyak goreng secukupnya
- 20 biji cabe merah, dipotong kasar
- 3 siung bawang merah, dipotong kasar
- 5 siung bawang putih, dipotong kasar
- 5 biji kemiri, dipotong kasar
- 3 cm kunyit, dipotong kasar
- 1 sendok makan ketumbar
- 2 iris jahe
- 3 sendok makan udang rebon, dicuci bersih
Bumbu halus :
Sekarang ke dapur yukz :
- Nangka sayur dipotong-potong agak besar ukuran 3 cm, lalu cuci bersih, sisihkan.
- Daging tetelan dipotong-potong kotak kecil, lalu cuci bersih, sisihkan.
- Semua bahan bumbu halus dicuci bersih, lalu digiling menggunakan blender hingga halus.
- Siapkan wajan, panaskan minyak goreng dan mentega. Tumis bawang bombay dan bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum.
- Masukkan santan, nangka sayur dan daging tetelan.
- Masukkan juga serai, daun dalam, daun jeruk. Beri garam dan bumbu penyedap. Aduk rata.
- Masak hingga nangka sayur dan daging tetelan matang.
Sumber Resep (http://dapur-cantik.blogspot.com/2007/12/gulai-sayur-nangka.html)
Tips :
- Dipanaskan setiap hari jika tidak habis dikonsumsi dalam sehari.
- Bagi yang suka pedas….diamsukkin aja cabe rawit utuh…pasti Lecker….
Ikan Kutuk
IKAN KUTUK / IKAN GABUS adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: aruan, haruan (Mly.,Bjn), kocolan (Btw.), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jw.), dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata.
Ikan darat yang cukup besar, dapat tumbuh hingga mencapai panjang 1 m. Berkepala besar agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead), dengan sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya.
Sisi atas tubuh –dari kepala hingga ke ekor– berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih, mulai dagu ke belakang. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata, bercoret-coret) yang agak kabur. Warna ini seringkali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.
Kebiasaan
Ikan gabus biasa didapati di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini memangsa aneka ikan kecil-kecil, serangga, dan berbagai hewan air lain termasuk berudu dan kodok.
Seringkali ikan gabus terbawa banjir ke parit-parit di sekitar rumah, atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan di sana. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui ‘berjalan’ di daratan, khususnya di malam hari di musim kemarau, mencari tempat lain yang masih berair. Fenomena ini adalah karena gabus memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara, dengan menggunakan semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) namun lebih primitif.
Pada musim kawin, ikan jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijagai oleh induknya.
Penyebaran
Ikan gabus menyebar luas mulai dari Pakistan di barat, Nepal bagian selatan, kebanyakan wilayah di India, Bangladesh, Sri Lanka, Tiongkok bagian selatan, dan sebagian besar wilayah di Asia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat.
Manfaat dan Kerugian
Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau. Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.
Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.
Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan). Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil.
Sejak beberapa tahun yang lalu di Amerika utara, ikan ini dan beberapa kerabat dekatnya yang sama-sama termasuk snakehead fishes diwaspadai sebagai ikan berbahaya, yang dapat mengancam kelestarian biota perairan di sana. Jenis-jenis snakehead sebetulnya masuk ke Amerika sebagai ikan akuarium. Kemungkinan karena kecerobohan, maka kini snakehead juga ditemui di alam, di sungai-sungai dan kolam di Amerika. Dan karena sifatnya yang buas dan invasif, Pemerintah Amerika khawatir ikan-ikan itu akan cepat meluas dan merusak keseimbangan alam perairan.
Ikan Kutuk/Gabus bagi kesehatan
Diketahui bahwa ikan ini sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein penting. Albumin diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka. Pemberian daging ikan gabus atau ekstrak proteinnya telah dicobakan untuk meningkatkan kadar albumin dalam darah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_gabus
resep Sambal
Sambal Matah
Sambel matah ini biasa dimakan bersama sate lilit atau ikan asin. Bisa juga diurabkan pada daging ayam yang disuir-suir. Makan dengan sambal ini jadi tambah berselera!
sumber :http://jalan-jalan-bali.blogspot.com/2009/01/sambal-matah.html
======================================================
Sambal Dabu-dabu Lilang (Manado)
Teman-teman, udah pernah belum nyobain sambal Manado ? Wah, rasanya dijamin Te-O-Pe Be-Ge-Te.Dabu-dabu lilang namanya, menu ini cocok sebagai pendamping ikan panggang/bakar.
Bahan-bahan untuk membuat sambal Dabu-Dabu Lilang :
10 buah cabai merah
6 siung bawang merah
8 pucuk kemangi
2 buah cabai hijau
2 buah tomat
2 buah jeruk nipis, iris dadu
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan air jeruk nipis
Cara Membuat sambal dabu-dabu lilang :
Pertama :Iris kecil-kecil cabai merah, bawang merah, cabai hijau, dan tomat.
Kedua : Campur irisan bahan dengan garam dan air jeruk nipis, aduk hingga rata bersama pucuk kemangi
Sangat Mudahkan….???
sumber :http://www.katalogmasakan.web.id/sambal
No MSG! Bisa!
Sebenarnya saya cukup realistis dengan yang namanya MSG alias penyedap rasa.
Khusus untuk makanan yang dibeli di restoran, makanan siap saji, snack, ya otomatis tidak dapat 100% menolak MSG. Caranya menolak hanya ‘tidak makan’ dan ‘tidak jajan’ di luar, tapi mana tahaaannn?! Hehehe…
Tetapi kalau untuk makanan di rumah, sudah sejak saya (akhirnya…) bisa memasak, berusaha untuk tidak menggunakan MSG. Kuncinya sebenarnya adalah percaya diri! Ya… percaya diri untuk tidak mengandalkan MSG hanya untuk mendapatkan masakan yang berasa enak (tapi di mulut jadi bikin haus dan yang parah bisa sakit tenggorokan). Praktis saya sudah jarang sekali menggunakan dan membeli produk-produk yang mereknya S*sa, M*won, R*yko, termasuk tepung-tepung yang siap dibalur untuk digoreng, dan termasuk juga saus-saus botolan yang siap tuang. Jangan lupa, kecap asin yang bermerek terkemuka di Indonesia pun mengandung MSG, jadi sejarang mungkin saya pakai.
Trus??? Apa enak? Ya enak jelas! Kuncinya itu tadi, percaya diri! Memasak kembali dengan metode yang mengandalkan bumbu selera asal, bukan main asal cemplung-cemplung trus dikasih air, garam, dan MSG hehehe…
Repot? Ya kecuali kita tidak mau hidup sehat dan senang yang praktis saja, semua juga bakal repot. Kerepotan itu sebenarnya dapat ditanggulangi dengan :
1.Kaldu asli yang direbus dapat dibekukan dalam bentuk blok es batu dan disimpan di freezer. Sehingga tatkala ingin digunakan tinggal dicairkan.
2.Bumbu racikan dihaluskan pakai blender dan buat stock dapat disimpan dalam waktu tertentu di freezer atau kulkas.
3.Rela mencari dan memburu merek-merek yang non MSG, memang sih biasanya harganya rada mahal, tetapi kemasannya juga besar-besar jadi tidak cepat habis.
4.Margarin sebagai penambah sedap tumisan (untuk anak-anak dan mereka yang tidak takut kolesterol kambuh hehehe…). Wangi margarin akan memberi rasa tersendiri hingga menurut saya sih MSG masih kalah enaknya.
5.Komposisi garam dan gula 1:2 sebagai pengganti MSG (ini solusi buat yang tidak bisa makan margarin)
Nah saya coba kasih beberapa tips untuk makanan yang sudah terbukti tanpa MSG juga tetap enak disantap.
Tumis Selada Air
Biasanya orang tidak pede tumis sayur karena selalu merasa pahit.
Bumbu : bawang putih keprek, jahe dikeprek, bawang bombay.
Tambahan : air kaldu ayam (kalau tidak sempat air biasa juga gak apa kok), saus tiram non msg, kecap manis (atau gula juga boleh), garam.
Isi : selada air yang sudah dipotong, daging ayam yang sudah diiris tipis.
Tumis bumbu dengan margarin atau minyak sayur sampai wangi. Tuangkan air kaldu (ya 100ml aja, kecuali suka banjir hehehe…), masukkan daging ayam. Aduk-aduk dan beri saus tiram non msg. Setelah setengah matang ayamnya, masukkan sayur selada airnya. Aduk-aduk, kasih kecap manis dan garam, atau kombinasi garam dan gula tadi. Jangan biarkan menumis sayur sampai lembek, jadinya pahit (tetapi kalau masih keras juga tetap pahit ya hahaha…). Jadi kuncinya? Ya dicicip dong…! Hehehe… Kalau sudah pas rasanya, bungkusss!
Telur dadar non MSG dan non garam
Anak kecil harus makan telur. Tapi kalau dikasih bumbu garam dng MSG terus ya kasihan kan… Akhirnya saya gunakan kombinasi margarin dan keju, tidak pakai garam. Hasilnya? Anak saya malah lebih doyan yang begini hehehe…
Kocok telur yang sudah ditaburi keju (parut atau keju mudah leleh). Lalu panaskan mentega, masukkan telur yang sudah dikocok itu. Kalau mau tambah sosis (sosis yang dijual di pasaran sih ada MSG ya hehehe… variasi yang jangan terlalu sering!) taburi sosis sedikit. Terus? Ya sudah tunggu sampai matang dadarnya (tentu saja dengan membolak-balikkan telur yang sudah di penggorengan ya hehehe…). Siap santappp!
Ayam kukus
Apa enaknya? Hehehe… saya sih pas makan ya berasa makan ayam tim, atau ayam yang di nasi hainam hehehe… Ini kalau sudah ribet masak tapi tetap mau makan enak.
Bumbu sangat sederhana : bawang putih keprek, daun bawang/prei, jahe.
Siapkan dalam satu wadah panci yang berisi air, bumbu yang sudah saya sebut tadi, daging ayam yang sudah dibersihkan, garam dan merica. Aduk-aduk. Lalu kukus seperti mengukus ikan, bukan rebus. Tahu kan beda kukus dan rebus? Kalau belum, silakan googling.
Saya sendiri tidak punya kukusan, jadi seadanya, pakai panci agak besar yang sudah diberi air, lalu di atas panci besar itu saya taruh panci yang berisi racikan tadi. Setelah matang, ya dikeluarkan ayamnya, terus dimakan saja. Air kaldu hasil kukusan tidak terlalu berminyak (jadi cocok buat yang diet rendah minyak) dapat dipakai untuk kuah dan rasanya sama dengan minum kuah nasi hainam hehehe…
Sapo Tahu
Kalau saya masak, biasanya tidak harus ikut pakem kombinasi sayur dari resep kebanyakan. Jadi kalau ada yang bilang sayur A harus isinya ada ini, itu, bla bla bla, ya buat saya tidak harus. Tergantung isi kulkas juga. Itu baru yang disebut masak nyantai tapi rasa tetap. Jadi kalau ada yang bilang capsay itu 10 jenis sayur, kalau di kulkas hanya ada 4 jenis, ya jadi aja hehehe…
Termasuk si sapo tahu ini. Biasanya orang menggunakan seafood, dan jamur. Tapi berhubung lagi gak punya udang dll dan orang rumah juga pada gak demen jamur, alhasil saya ganti saja dengan labu dan bakso yang kebetulan masih ada. Yang jelas kan saya ada tahu halus hehehe… Jadi beginilah materi sapo tahu saya ini (yang kebetulan saya masak pas hari ini) :
Isi : tahu halus, bakso, labu manis.
Bumbu : bawang putih keprek, daun bawang/prei potong-potong, bawang bombay, jahe.
Pelengkap : saus tiram non MSG, kecap manis, garam (atau kombinasi garam dan gula), sagu, air kaldu ayam atau air minum biasa juga tidak apa.
Tumis bumbu sampai wangi dengan margarin (atau minyak), tuang bakso, beri air kaldu/air 200ml-300ml, masukkan sedikit saus tiram. Aduk-aduk sampai merata bumbunya. Masukkan labu manis, diamkan sebentar sampai labu setengah lembut. Lalu masukkan tahu halus yang sudah dipotong, aduk pelan-pelan (kalau terlalu kencang-kencang kayak masak nasi goreng alamat bisa pecah tahunya!). Masukkan kecap manis/gula. Aduk-aduk lagi. Untuk membuat kental kuah sapo, gunakan kombinasi sagu dan air (kalau takaran saya kira-kira 2sdm sagu : 100ml air). Masukkan kombinasi sagu dan air itu ke dalam masakan, aduk hingga kental. Kalau tidak suka terlalu kental ya kasih air saja lagi sedikit. Terakhir baru kasih garam, cicip-cicip, enak? Angkat, makannn!
Sop ayam / sop daging sapi
Nah… banyak yang memasak sop dengan MSG dengan asumsi kalau tidak pakai penyedap, rasanya kurang enak. Pakai garam doang juga masih kurang pas. Kuncinya adalah bumbu yang digunakan kurang wangi!
Jadi bumbu sop yang kita siapkan semacam bawang putih, bombay, daun bawang/prei, sledri ditumis dulu dengan margarin sampai harum (ini juga dikasih tahu teman dan suami). Setelah itu baru masukkan air kaldu ayam asli dan rebuslah isi sopnya. Masukkan bahan yang keras dulu seperti kentang, wortel, baru masukkan yang lembut. Nah… dengan cara ini, hanya dengan garam saja, sudah pasti enak!
Catatan : Saya bukan ahli masak loh yaaa… Jadi kalau nanti ada yang nyobain resep ini dan bilang tidak enak ya tolong dimaklumi saja hihihi… Paling tidak ini pengalaman sendiri aja, kalau berguna ya syukurlah hehehe…
From : Femi
http://femikhirana.com
http://facebook.com/fekhi
Syarat & Ketentuan (Terms Of Service)
Syarat & Ketentuan (Terms Of Service)
1. Pelanggan yang melakukan pemesanan melalui website kami, harap memperhatikan jumlah dan warna.
2. Harga yang kami cantumkan adalah harga produk belum termasuk ongkos kirim. Barang akan dikirimkan ke pelanggan setelah pembayaran berikut konfirmasi telah diterima oleh kami
3. Customer Service kami akan menghubungi pelanggan untuk melakukan konfirmasi paling lambat 24 jam setelah order diterima (kecuali ada hal lain)
4. Jika pada saat yang bersamaan, ada dua pelanggan yang tertarik membeli produk yang sama, dan pihak kami telah melakukan konfirmasi kepada kedua pelanggan tersebut, maka produk akan terjual dan terkirim kepada pelanggan yang terlebih dahulu melakukan transfer sekaligus konfirmasi pembayaran.
5. Untuk pengiriman, kami menggunakan TIKIJNE atau POS INDONESIA dengan tarif reguler, kecuali ada permintaan khusus dari pelanggan untuk menggunakan layanan tarif lainnya. Pengiriman ke luar negeri menggunakan EMS Pos Indonesia
6. Untuk informasi mengenai pembayaran, silakan lihat di cara pembayaran
7. Jika barang gagal sampai ke alamat kirim yang disebabkan kesalahan jasa pengiriman atau kesalahan kami, dan pemesan dapat memperlihatkan bukti transfer, kami akan mengganti uang pengiriman sepenuhnya
8. Uang pemesan tidak diganti jika: pemesan menyatakan kirimannya tidak diterima, tetapi kami bersama jasa pengirimannya telah mempunyai bukti bahwa barang telah diterima berupa tanda tangan dan nama jelas penerima
9. Simpan bukti transfer atau bukti setor jika sewaktu-waktu diperlukan
Cara Pemesanan Busana Muslim
Cara Pemesanan Busana Muslim
1. Kirim kode produk, warna dan ukuran melalui email: atik_wahyuni2001@yahoo.com/Facebook http://www.facebook.com/album.php?aid=22232&id=1483020363#/photo.php?pid=352964&id=1483020363.sms 081322023659
2.Tunggu konfirmasi ketersediaan stok dari kami
3. Setelah menerima konfirmasi ketersediaan stok, lakukan pembayaran melalui rekening :Bank Mandiri Cab. KK Sumbersari Bandung Nomor Rek. 130-00-0921416-7 an. Atik Wahyuni Sulistiowati
4. Kirimkan konfirmasi pembayaran melalui email: atik_wahyuni2001@yahoo.com/Facebook http://www.facebook.com/album.php?aid=22232&id=1483020363#/photo.php?pid=352964&id=1483020363
5. Barang dikirim setelah pembayaran diterima













