Niswahadzra’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Jamila dan Sang Presiden

Jamila dan Sang Presiden

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jamila dan Sang Presiden
Sutradara Ratna Sarumpaet
Produser Ratna Sarumpaet
Raam Punjabi
Penulis Ratna Sarumpaet
Pemeran Atiqah Hasiholan
Christine Hakim
Eva Celia Latjuba
Dwi Sasono
Fauzi Baadila
Surya Saputra
Distributor Satu Merah Panggung
MVP Pictures
Durasi 87 menit
Negara Bendera Indonesia Indonesia

Jamila dan Sang Presiden merupakan film drama tahun 2009 dari Indonesia yang disutradarai oleh Ratna Sarumpaet. Film ini dibintangi antara lain oleh Atiqah HasiholanChristine HakimEva Celia LatjubaDwi SasonoFauzi Baadila, dan Surya Saputra.

Daftar isi

Sinopsis

Diawali dengan narasi dari Jamila (Atiqah Hasiholan) yang menceritakan bahwa ia adalah korban dari human trafficking. Kemudian lewat beberapa adegan, mengenalkan kehidupan Jamila sekarang; glamor, malam, dan ketidaksenangan batin. Dirinya kemudian menyerahkan dirinya karena mengaku telah membunuh seorang pejabat tinggi negara bernama Nurdin (Adjie Pangestu) tanpa diketahui oleh pria yang mendekatinya, Ibrahim (Dwi Sasono). Ibrahim yang simpati dengan Jamila mengkontak pengacara Jamila, Malik (Marcelino Lefrandt)dan bekerja sama untuk membebaskan Jamila. Jamila, yang dari perintah langsung presiden untuk menempatkannya di luar kota, dipindahkan ke sebuah LP di luar kota. Disana ia mendapatkan perlakuan kasar dari seorang sipir wanita yang ditakuti bernama Ibu Ria (Christine Hakim).

Di LP itu, dari buku harian Jamila yang diambil Ibu Ria, memberi tahu masa lalu Jamila yang kelam. Ia dijual oleh ibunya kepada mucikari yang menjualnya kepada sebuah keluarga kaya. Di keluarga itu, terdapat suami istri yang tua dan beranak laki-laki. Kedua lelaki itu memperkosa Jamila setiap malamnya secara bergantian sampai akhirnya sang anak dibunuh oleh Jamila dan Jamila segera kabur. Bersamaan, sang Ibu (Jajang C. Noer) yang tahu kelakuan suaminya, membunuh dia. Dari keluarga itu, ia kabur dan menjadi pembantu di kompleks pasar, mengetahui ia akan diperkosa, Jamila kabur lagi sambil melintasi sebuah diskotek. Disana, ia dikira sebagai salah satu dari PSK ketika polisi menggrebek tempat itu. Sampai cukup besar, ia dirawat oleh seorang PSK yang baik hati bernama Susi (Ria Irawan) yang ikut terjaring di diskotek. Kembali ke masa kini, Jamila dituntut oleh berbagai aktivis masyarakat untuk dihukum mati. Dalam penjara ia diberikan simpati oleh Surya (Surya Saputra) yang iba atas dirinya. Namun Jamila tidak mengindahkan dia, bahkan Ibrahim, Jamila semakin memikirkan nasib adiknya, Fatimah yang sudah lama berpisah.

Terjadi pertengkaran verbal antara Ibu Ria dan Jamila. Jamila membunuh sang menteri atas kebenciannya terhadap politikus dan negara, yang telah membiarkan kehidupannya menjadi sengsara. Atas kelakuannya, ia dikurung di sel isolasi. Beberapa hari kemudian, Jamila dijatuhi hukuman mati kendati banyak masyarakat yang prihatin atas nasibnya. Ibu Ria yang mulai iba, membujuk Jamila untuk mengajukan perpanjangan sebelum ia dihukum mati. Dalam 36 jam sebelum hukuman, ia berkeras bertemu dengan presiden karena ialah yang telah bertanggung jawab atas keadaan yang menimpanya selama ini. Jamila menceritakan kepadanya mengenai di Kalimantan. Saat ia membunuh seorang lelaki yang telah menyengsarakan adiknya dalam rumah bordil, saat itu Jamila yang menyamar menjadi pelacur disana berhasil menemukan baju Fatimah walau ia tak menemukannya.

Sehari sebelum hukuman Jamila, Susi ditemui oleh Ibrahim. Susi lalu menceritakan, mengenai saat Nurdin yang jatuh cinta kepada Jamila dan diberi kemewahan, Jamila mendapat pukulan atas berita akan menikahnya Nurdin. Namun, Jamila memberi tahu kalau ia mengandung anak Nurdin. Pada sebuah kesempatan di muka umum, Nurdin dipermalukan oleh Jamila secara tidak langsung. Saat mereka bertemu di sebuah kamar Hotel, Nurdin mengancamnya dengan sebuah pistol apabila ia tidak mau berhenti. Namun saat pertengkaran, Jamila membunuh Nurdin dengan pistol tersebut untuk melindungi diri. Di penjara, Jamila tetap tidak mengubah keputusannya untuk mengajukan perpanjangan. Sampai akhirnya ia diantar menuju tempat eksekusi, bunyi pistol ditembakkan, mengimplikasikan bahwa akhirnya Jamila dihukum mati. Kemudian film menuliskan fakta-fakta mengenai perdagangan anak dan prostitusi.

Catatan produksi

Lagu tema untuk film ini berjudul “Sempurna” yang dibawakan Gita Gutawa, penyanyi cilik populer Indonesia kala film ini dirilis.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

film ini menceritakan ketidak berdayaan anak2….yang dijual oleh orang tuanya sendiri…….dan kebanyakan dijadikan pelacur pada usia belia…….Melihat film ini…menambah daftar panjang ketakutanku untuk menjaga ketiga anak2ku….karena pada saatnya dewasa kita tidak mungkin bisa terus mengawasi dan menjaganya…..smoga aja didikan agama,moral dan semua yg terbaik tertanam sejak kecil bisa menjadi bekal untuk mereka pada saat dewasa……Amin…22x

Mei 6, 2011 Posted by | Artikel, Resensi Film | , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta Undercover

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jakarta Undercover
Sutradara Lance
Produser Erwin Arnada
Penulis Joko Anwar
Pemeran Luna Maya
Fachry Albar
Lukman Sardi
Christian Sugiono
Fauzi Baadila
Kensiro Arashi
Mario Lawalata
Hanung Bramantyo
Durasi .. menit
Negara Indonesia

Jakarta Undercover adalah sebuah film drama Indonesia yang diproduksi pada tahun 2006. Film yang disutradarai oleh Lance ini dibintangi antara lain oleh Luna Maya, Lukman Sardi, Fachry Albar dan Christian Sugiono dengan menampilkan beberapa cameo seperti Fauzy Baadila, Mario Lawalata dan Hanung Bramantyo. Film ini diangkat dari buku karya Moammar Emka dengan judul yang sama, yang terjual lebih dari 20.000 copy di Indonesia.

Sinopis

Film ini mengangkat kehidupan malam kota Jakarta. Seorang penari telanjang (Luna Maya) harus melindungi adiknya yang secara tidak sengaja menyaksikan pembunuhan yang dilakukan tiga pemuda. Selama masa persembunyian kedua bersaudara ini, mereka harus menyaksikan segala kehidupan bawah tanah di Jakarta yang penuh dengan pergaulan bebas, obat-obatan terlarang dan korupsi.

http://www.youtube.com/watch?v=8OwL0XPBYMs

Karakter

Salah satu cuplikan film dalam Jakarta Undercover

Pemeran Peran
Luna Maya Vicky
Lukman Sardi Haryo
Fachry Albar Amanda
Christian Sugiono Jeffry
Verdi Solaiman Joseph
Adry Valeri Wens Teddy
Kenshiro Arashi Ara
Laura Antoinette DJ Iren

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

ini mah iseng2 sambil nungguin toko….lihat film Jakarta Under Cover….dulu waktu masih jadi mahasiswa…pernah baca bukunya…..baru kemarin lihat filmnya….film yg menceritakan fenomena kehidupan malam dengan peliknya kehidupan rakyat kecil.menjadi pelacur ataupun penari terkadang bukan pilihan….udah ngelamar sana sini g dapat kerjaan….sedangkan perut udah gemerincing minta di isi….semua ada balasan tersendiri oleh Allah….yg paling saya sukai adalah akting Lukman Sardi…yg berperan sbg anak pejabat….begitu arogan dan seorang homo…..utk mendapatkan apa yg diinginkan. saat ketakutan yg secara tidak sengaja membunuh salah satu pelacur…begitu ketakutan menutupi aib sehingga malah  membunuh banyak orang.belum lagi kawan2ny yg membantu kena pukulan2 amarah dia.

apakah seperti itu potret kehidupan orang2 penting jika berbuat kesalahan segera timpuk sana sini untuk menutupi…..?

Mei 6, 2011 Posted by | Artikel, Resensi Film | , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

# Cintaku Selamanya #

Lagi seneng lihat film di you tube, biarpun sering di marahi suami karena ngabisin bandwicht. Sebenernya ini mah Film Lama. Sebelumnya, film ini akan dirilis pada bulan Mei 2008 dengan judul Mau Lagi?, namun dikarenakan judul yang dapat memberi asumsi salah tersebut, film ini tidak lulus sensor oleh Lembaga Sensor Film, maka judul itupun diganti menjadi Cintaku Selamanya. Film ini dibintangi antara lain oleh Ratu FelishaMike Muliadro,Olga SyahputraDr. Boyke, dan Nadila Ernesta.

Plot

Wisnu (Hardi Fadhillah) adalah seorang mahasiswa dengan tugasnya untuk membuat film dokumenter bertemakan seks bebas. Sumber utamanya, tentu saja adalah sahabatnya yang ulung dalam hal seks, yaitu Askar (Mike Muliadro) dan Mario (Tody). Askar berpendapat bahwa calon istrinya harus masih perawan, hal ini bertolak belakang dengan kebiasaannya berganti-ganti pacar dan kini, Askar tengah menjalin hubungan dengan seorang model bernama Wendy (Marissa Nasution). Sementara Mario yang juga sering berhubungan seks dengan kekasihnya, Manda (Ratu Felisha) berpendapat sama dan selalu mendukung Wisnu untuk berhubungan seks di umurnya yang telah mencapai 23 tahun.

Akhirnya, Mario dan Wisnupun mengadakan taruhan. Untuk membuktikan bahwa dirinya tidak gay, Mario menantang Wisnu untuk bisa berhubungan seks dalam kurun 30 hari. Dan kebalikannya, Wisnu ditantang untuk tidak berhubungan seks selama itu. Segala medan, mulai dari wanita panggilan, panti pijat, dan diskotek telah didatangi Wisnu, tapi belum berhasil. Wisnu pelan-pelan tertarik dengan Lala (Nadilla Ernesta) yang ternyata adalah adik Askar. Lala yang tidak mengetahui pertemanan Askar dengan Wisnu, bertemu dengannya di sebuah supermarket. Askar dengan adiknya sangat protektif karena ingin adiknya menjaga kesucian hingga pernikahannya tiba.

Dalam kebosanannya karena tidak seks, Wisnu melihat perut Mario terdapat benjolan. Ternyata ia mengidap herpes. Hal itupun membuat Mario menjadi tidak bersemangat lagi, apalagi Manda belum mengetahui hal ini. Manda bertamu ke rumah Mario saat Wisnu tengah jalan dengan Lala. Manda berkata bahwa dirinya hamil, dan Mario mau bertanggung jawab. Mario akhirnya mengatakan tentang penyakit herpes dan kenyataan bahwa Mario telah meniduri perempuan lain saat masih menjalin hubungan dengan Manda. Manda marah, lalu Mario diberi tahu lagi bahwa dirinya ternyata mengidap herpes lain yang bukan merupakan penyakit kelamin, tapi Manda yang sebal karena rasa cemburunya masih marah terhadap Mario.

Askar kini menjalin hubungan dengan Shinta, sampai teman Askar, Eddie memberikan sebuah video klip tentang adegan seks Shinta. Askar menanyaka perihal ini kepada Shinta, tapi Shinta menanggapi hal itu dengan kenyataan miris bahwa dirinya terpaksa menjadi budak seks sejak umur 14 tahun. Merekapun berpisah. Lalu, Wisnu dan Lala menonton film yang bermuatan adegan seks, hal itu bertepatan dengan Askar yang datang ke rumah dan melihat mereka, lalu salah sangka. Lala meluruskan bahwa sebelum itu terjadi, mereka memutuskan untuk tidak melakukan seks karena aman. Jadilah Wisnu dan Lala berpacaran secara resmi. Film diakhiri dengan Mario yang menunggu didepan rumah Manda hingga pagi, Manda memaafkan Mario dan memberikan hasil test pack yang ternyata negatif. Merekapun kapok akan hubungan seks dan menjalani kehidupan cinta mereka secara normal. Sementara itu Askar, bertemu kembali dengan Shinta di sebuah restoran.

“”" Seperti kebanyakan orang,saat dulu film ini di rilis dan masih berjudul ML…..wwwaaahhhh….pikiran mah udah macem2…..pasti banyak mesumnya,g mendidik,kurang ide,cuman cari uang aja n lain2 sebagainya….. baru kemarin pas di tinggal suami pergi jalan2 dengan 2 putriku n kesepian di rumah cuman sama Dek Ozy jadi dech nge search film ini. Selesai ngelihat bener2 bagus film ini,pesan yg ingin disampaikan si Sutradara terbaca.Saya sendiri sebagai Ibu dari 2 anak perempuan n 1 cowok menjadi ketakutan.Apalagi saat nanti anak2ku beranjak dewasa dan g mungkinkan kita membuntuti terus kemana anak kita pergi.Pelajaran moral dan agama memang harus ditanamkan sejak dini.Karena anak2 kita bahkan kita sendiri,pada saat tumbuh dewasa lingkungan yang mendominasi yg  juga mempengaruhi sifat n perilaku. Saya terlahir 3 dari 4 bersaudara,Orang tua saya mendidik kami ber4 dg perlakuan yg sama saat waktu kecil….tapi toh saat dewasa sifat kami berlainan.Yang saya inginkan untuk anak2 saya bagaimana mereka tetap dekat n mw terbuka kepada orang tuanya,selalu jujur mw bercerita pada orang tua.Smoga cita2 saya bisa tercapai.Amin…..22x


Mei 4, 2011 Posted by | Resensi Film | , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.