Niswahadzra’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Benarkah Penyebab TINDIHAN adalah Jin?

Tulisan ini udah membantu gw banget, so gw pingin re-publish di blog gw….

Pernah merasakan “tindihan”? Gw udah ngalamin hal itu sejak umur 11 tahun, terkadang terjadi hampir tiap malam and trust me…it`s so frightening and bizarre situation. Baru sekarang gw tahu apa yang salah dengan diri gw. So, gw translate salah satu artikel soal tindihan yang gw dapat dari internet, mungkin ada yang punya pengalaman “aneh” tapi nyata ini…

“Terperangkap di antara Tidur dan Paralysis

Sleep paralysis (SP) atau kelumpuhan sewaktu tidur menunjuk pada pengalaman menakutkan yang terjadi selama seseorang tidur. Karakteristik SP antara lain:

- keluhan tentang ketidakmampuan untuk  menggerakkan tubuh dan seluruh anggota badan pada saat baru terlelap atau hampir terbangun

- dapat juga dihubungkan dengan halusinasi yang menakutkan (notes dari gw: Dari beberapa tulisan lain, halusinasi ini dihubungkan dengan adanya orang atau makhluk lain dalam ruangan tempat penderita tidur, baik itu secara visual, audio (suara saja) atau keduanya. Hal inilah yang menyebabkan SP seringkali dikaitkan dengan gangguan makhluk halus di berbagai tempat)

Beberapa penderita penyakit ini mencoba untuk menangis, tetapi tidak bisa. Episode ini berlangsung antara dua sampai beberapa menit. Seiring berjalannya waktu , suara-suara di sekitar atau dengan sentuhan tangan orang lain, episode SP ini akan terhenti. Pada beberapa kasus, masalah ini dapat terjadi pada orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga.

Studi menunjukkan bahwa 2% populasi, menderita SP sedikitnya sekali dalam sebulan. SP dapat terjadi pada segala umur. 12% orang dengan gangguan tidur ini mengalami spisode SP pertamanya selama masa kanak-kanak.

Apa yang sebenarnya terjadi pada otak selama terjadinya “pengalaman yang aneh” ini?

Selama masa tidur, kita mengalami fase yang berbeda2. Salah satunya disebut R.E.M (Rapid Eye Movement). Ini adalah tingkatan dimana mimpi terjadi. Dalam tingkatan ini, Allah menciptakan mekanisme yang melindungi kita untuk melakukan perbuatan yang ada dalam mimpi kita. Ini disebut “muscular atonia”.

Muscular Atonia pada dasarnya berarti otot2 dalam tubuh akan diistirahatkan selama REM (selain otot diafragma dan mata). Jadi, walaupun kamu menjadi Superman dalam mimpimu, mekanisme ini akan menjagamu tetap aman di tempat tidurmu. Atonia ini berakhir saat kita bergerak ke fase lain dalam tidur atau menjelang terbangun.

Tetapi, ada saat2 terjadi hal yang tidak semestinya, seseorang terjaga pada saat fase REM masih berlangsung dan mekanisme atonia yang melindunginya belum berakhir. Inilah yang menyebabkan ketidakmampuan untuk bergerak (paralysis) dan saat otak masih dalam proses bermimpi, inilah yang menghasilkan halusinasi yang menakutkan.

Apakah SP berbahaya?

Beberapa orang sering berfikir dia akan mati. Beberapa yang lain berpikir kalau ada jin yang menindih dadanya. Semua itu tidak didukung oleh bukti2 ilmiah. Saya (penulis artikel ini)tidak pernah mendengar adanya kematian yang dilaporkan selama SP terjadi. Diafragma tidak terpengaruh oleh proses atonia, pernafasan tetap berlangsung normal dan tidak ada perubahan signifikan pada kadar oksigen darah. Hanya saja, ada beberapa kasus SP dihubungkan dengan Narcolepsy. Narcolepsy adalah gangguan tidur serangan yang tidak dapat ditahan dan dikontrol yang terjadi pada tidur. Semua pasien yang menderita SP dan Narcolepsy harus mendapat perawatan medis. Di sisi lain, semua individu yang menderita ISP (Isolated Sleep Paralysis) hanya butuh diyakinkan. Pasien harus tahu bahwa gangguan itu tidak membahayakan hidup mereka. Sebagian besar penderitanya tidak membutuhkan perawatan medis apapun.

Perawatan:

Seseorang dengan ISP harus diyakinkan bahwa mereka bukan penderita gangguan jiwa atau penyakit yang serius. Kebanyakan dari mereka tidak perlu pengobatan apapun. Selama episode SP berlangsung, penderita dapat disarankan untuk melakukan gerakan-gerakan pada wajah dan menggerakkan bola mata dari satu sisi ke sisi lain. Ini dapat mempercepat terhentinya serangan SP. Dalam beberapa kasus, saat serangan SP terjadi setidaknya sekali dalam seminggu, pengobatan mungkin dapat dilakukan.

Telah diketahui bahwa stres dan ketidakteraturan waktu tidur meningkatkan episode SP. Jadi, untuk meminimalkan episode SP, penderita disarankan:

cukup tidur

mengurangi stres

olahraga teratur (tapi jangan terlalu dekat dengan waktu tidur)

menjaga jadwal tidur agar selalu teratur

ada juga yang mengatakan bahwa tidur miring dapat membantu

This artikel translated from : Dr. Ahmed Salem (www.sleepsa.com)

So, ada yang punya pengalaman tentang SP atau tindihan? Sejak gw tahu bahwa nggak ada jin ayau setan dalam tindihan dan gw nggak akan mati karena tindihan, setiap kali gannguan ini datang, gw jadi lebih relaks menghadapinya. Hasilnya…..tambah lama frekuensi tindihan gw berkurang, padahal dulu satu malam saja gw bisa mengalami 3-4 kali mimpi buruk plus tindihannya.

So apakah loe punya masalah yang sama????

sumber : http://damay-anti.blog.friendster.com/2006/11/benarkah-penyebab-tindihan-adalah-jin/

Mei 22, 2011 Posted by | # Adzra Cattering, # Kesehatan, # Mughitsah Collection, # Rumah Mainan Niswah Adzra Ghozi, Artikel, BAJU ANAK, Busana Muslim Qirani, Multilevel Usaha, Produk Permata, QIRANI Kids | | 5 Komentar

Baby Walker

Baby Walker


Banyak orang tua yang “merasa terbantu” dengan adanya baby walker. Sebagian besar membelikan produk ini untuk bayinya agar lebih cepat bisa berjalan. Sebagian lagi membelinya dengan alasan kepraktisan – daripada pusing mengawasi si bayi merangkak dan merayap ke sana kemari… lebih baik gunakan baby walker.

Betulkah pendapat-pendapat ini?

Amankah Baby Walker?

Hampir semua ahli menyatakan bahwa baby walker TIDAK AMAN.
Banyak sekali kasus yang terjadi di berbagai belahan dunia, dimana bayi terjatuh ketika menggunakan baby walker. Ada yang terjatuh karena rodanya menggilas mainan lain lalu terbalik, ada yang terjatuh meluncur ke bawah tangga, ada yang masuk ke dalam kolam dan sebagainya.Anda pun harus waspada lho, karena ketika bayi Anda diletakkan di baby walker, dia jadi bisa pergi ke tempat-tempat yang justru tidak aman bagi keselamatannya dan bisa menjangkau benda-benda berbahaya.

Efektifkah Baby Walker dalam Membantu Bayi Bisa Berjalan Lebih Cepat?

Seperti yang Anda ketahui, ketika bayi diletakkan di baby walker, maka biasanya kakinya akan agak menggantung dan hanya sedikit menyentuh lantai. Ini dikarenakan si bayi akan lebih memilih untuk banyak duduk ketimbang berdiri.

Otot-otot yang digunakan oleh bayi ketika ia berkeliling menggunakan baby walker TIDAK SAMA dengan otot-otot yang digunakannya untuk berjalan secara normal.
Dengan kata lain, berbagai kemampuan bergerak yang dibutuhkan ketika bayi berjalan menggunakan baby walker, sebenarnya tidak akan bermanfaat baginya untuk berjalan secara normal – tanpa baby walker!

Bahkan, jika Anda menggunakan baby walker untuk bayi Anda, maka ia justru akan sulit untuk meningkatkan kemampuan menjaga keseimbangan tubuhnya. Ketika ia bergerak menggunakan baby walker, maka ia akan selalu memiliki tumpuan, sedangkan untuk bisa berjalan dengan normal, bayi Anda harus belajar untuk melangkah tanpa bertumpu kepada benda apapun. Sehingga, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan baby walker justru akan mengurangi motivasi bayi untuk bisa berjalan sendiri. Ia akan menjadi malas untuk belajar berjalan, karena sudah terbiasa menggunakan baby walker…

Adakah Alternatif Lain?

Sebagai alternatif baby walker, Anda bisa menggunakan exersaucer (mirip dengan baby walker, tapi tidak menggunakan roda), atau kursi tinggi untuk bayi.
Bahkan cara sederhana seperti memberikan kursi plastik kecil untuk didorong-dorong oleh bayi Anda yang sedang belajar berjalan terbukti lebih banyak manfaatnya lho!

Kesimpulannya?

Buat apa mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak bermanfaat bagi perkembangan bayi Anda…Cari Informasi Tambahan untuk Exersaucer dan Kursi Tinggi Bayi Jika Anda ingin mencari informasi lebih lanjut mengenai exersaucer dan kursi tinggi bayi, Anda bisa menggunakan kotak pencari di bawah ini.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Alhamdulillah…saya sendiri pun g pernah memakaikan baby walker ke anak2 saya….mereka berusaha sendiri.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Mei 5, 2011 Posted by | # Bayi dan Balita, # Kesehatan, Artikel | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

10 Hal Yang Harus Anda Tahu tentang Suhu Badan Anak

10 Hal Yang Harus Anda Tahu tentang Suhu Badan Anak



BATAS mana disebut normal? Bagaimana cara mengukurnya? Kapan harus mencari pertolongan ke dokter? Bagaimana caranya menurunkan panas badan anak? Suhu badan anak adalah petunjuk yang baik dari keadaan umum kesehatan badannya. Suhu badan dapat berubah dari menit ke menit. Ketahuilah bagaimana cara membedakan yang normal dan yang disebut demam, dan kapan harus mencari pertolongan ke dokter.

1. Yang disebut ‘normal’ ternyata dapat bervariasi

Biasanya suhu badan tiap anak berbeda. Jadi saat ia sehat, cobalah untuk mengukur suhu badannya. Sehingga anda tahu suhu badan normal yang biasa ia punya setiap harinya.

Sebagai petunjuk umum:

-suhu badan normal adalah sektiar 36-37 derajat celcius

-suhu badan 37.7 derajat celcius atau lebih disebut sebagai demam.

Tetapi suhu ini dapat berubah saat pergantian cuaca atau setelah aktivitas fisik si anak.

2. Pilihlah termometer (alat pengukur suhu) yang baik

Termometer sekarang ada berbagai macam bentuk. Ada yang berupa kertas yang ditempelkan di dahi anak selama beberapa saat,  termometer digital yang dapat berbunyi/ mempunyai alarm saat suhu badan anak telah terdeteksi, sampai ke termometer infra merah/ infrared yang diukur melalui telinga anak.

Pakailah yang sesuai dengan kenyamanan dan usia anak.

Jangan menggunakan termometer merkuri/ air raksa(yang ujungnya berwarna perak) dengan cara memasukkannya ke mulut anak, untuk anak yang berusia dibawah 3 tahun.

3. Ukurlah suhu badan anak secara teratur

Apabila terasa badan anak panas, segeralah gunakan temperatur untuk mengukur suhu badan anak anda. Ukurlah satu jam sekali setelah itu. Apabila ternyata ada demam, periksa juga apakah ada gejala lain seperti hidung ingusan (yang dapat berarti anak anda terinfeksi influensa), atau adanya cairan di telinga (yang dapat berarti anak anda terinfeksi kuman di telinga).

4. Kapankah anda perlu pertolongan dokter?

Demam pada anak tidak boleh melebihi 24 jam lamanya. Apabila telah lebih, pergilah ke dokter.

Tetapi apabila demam anak anda mencapai 40 derajat celcius, jangan tunggu lagi, segeralah mencari pertolongan  ke dokter.

Apabila suhu badan yang demam tinggi disertai beberapa gejala dibawah ini, segeralah ke UGD (unit gawat darurat) di rumah sakit, atau telpon ke 118.

Gejalanya sebagai berikut:

-kesulitan bernapas (dapat disebabkan oleh penyakit radang paru,

radang saluran napas atau penyakit lain)

-kekakuan leher, muntah-muntah atau bintik-bintik merah di kulit yang tidak menghilang apabila ditekan (dapat disebabkan oleh penyakit radang otak/ meningitis).

-diare, cekung di bawah mata (dapat disebabkan oleh dehidrasi/ kurang cairan tubuh)

5. Cara pengukuran suhu dapat dilakukan di beberapa tempat

Anda dapat mengukur suhu badan anak anda di beberapa tempat tertentu, yaitu di dahi (untuk termometer bentuk strip/kertas), dibawah lidah , dikempit di ketiak (untuk termometer air raksa/merkuri), atau di telinga (termometer infra merah).

Jangan melakukan pengukuran suhu dengan memasukkan termometer ke pantat anak, karena dapat mengakibatkan berbagai hal yang tidak diinginkan apabila dilakukan bukan oleh tenaga profesional.

Pengukuran di bawah ketiak biasanya paling akurat.

Dokter biasanya akan menanyakan dimana tempat anda melakukan pengukuran suhu, karena akan ada sedikit perbedaan hasil, pada pengukuran di tempat yang berbeda.

6. Bagaimana cara menurunkan suhu anak saat demam?

Usaha untuk menurunkan suhu badan anak yang demam diperlukan untuk mencegah resiko terjadinya kejang yang disebabkan oleh suhu badan yang terlalu tinggi.

Beberapa caranya adalah sebagai berikut:

-Jangan pakai baju yang terlalu tebal, pakailah baju tidur biasa

-Berikan obat parasetamol sesuai dosis

-kompres  anak anda dengan air suam-suam kuku (bukan air dingin)

7. Pegang perutnya untuk mengira-ira suhu badan

Bayi yang masih kecil tidak dapat mengatur suhu badannya dengan baik, sehingga anda harus terus memonitor keadaan demamnya.

Tangan dan kaki pada bayi biasanya memang dingin. Jadi anda harus memegang perut atau bagian belakang lehernya untuk mengetahui apakah demamnya sudah mulai menurun. Apabila ternyata masih panas, anda harus berusaha untuk menurunkan lagi demamnya.

8. Periksa suhu kamar bayi anda

Suhu kamar yang ideal bagi bayi adalah 16-20 derajat celcius. Gunakan termometer ruangan untuk mengukur suhu ruangan, usahakan jangan sampai suhu ruangan lebih panas dari 20 derajat celcius.

9. Jangan memakai selimut yang berlebihan

Apabila bayi anda masih berumur kurang dari 1 tahun, berhati-hatilah agar anak anda tidak memakai selimut yang berlebihan sehingga kepanasan.

Apabila suhu ruangan bayi anda sekitar 18 derajat celcius, satu selimut dan dua lapis seprei untuk pelapisnya adalah cukup (apabila bayi memakai baju tidur dan jaketnya)

Jangan membiarkan bayi anda tidur di dekat radiator, api pemanas atau heater.

10. Bayi anda ternyata dapat kedinginan juga

Memang keadaan ini jarang terjadi. Biasanya disebut hipotermia. Yaitu apabila suhu bayi dibawah 35 derajat celcius. Untuk menghangatkannya, peluklah ia, tempelkan badannya dengan badan anda yang hangat,  dan berikan ia selimut sampai menutupi lehernya.

sumber : http://umum.kompasiana.com/2009/02/04/10-hal-yang-harus-anda-tahu-tentang-suhu-badan-anak/

April 18, 2011 Posted by | # Bayi dan Balita, # Kesehatan, Artikel | , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Pertolongan Pertama Anak Demam

Pertolongan Pertama Anak Demam

 

Orangtua mana yang tidak panik ketika si kecilnya tiba-tiba terserang demam? Dikompres, diberi obat penurun panas atau langsung dibawa ke dokter saja? Duh, bingungnya…

Jangan panik berlebihan, patut Anda ketahui bahwa pada usia 0 – 12 daya tahan tubuh anak memang masih rendah sehingga rentan sekali terkena infeksi penyebab demam. Tingginya suhu tubuh juga tak dapat dijadikan indikasi bahwa penyakit yang diderita si kecil semakin parah. Sebab, pada saat itu tubuhnya sedang berusaha melakukan perlawanan terhadap penyakit akibat infeksi. Itulah mengapa, demam dapat reda dengan sendirinya dalam 1-2 hari dan tak selalu butuh pengobatan.

Apakah demam itu?

Demam adalah naiknya suhu tubuh dari suhu normal yaitu 36 – 37,5 derajat celcius. Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh si kecil terhadap serangan bakteri dan virus. Sebenarnya tubuh dapat melawan sendiri infeksinya jika suhunya naik. Itulah sebabnya, orangtua tak perlu panik jika si kecil mengalami demam dan perilaku bayi atau batita tidak menunujukkan perubahan. Ia tetap aktif bermain, mau minum dan makan. Maka jangan panik dan Anda pun juga tak perlu memberinya obat penurun panas. Biarkan saja tubuhnya bekerja secara alami.

Kok suhu tubuhnya naik turun?

Obat pereda demam hanya menurunkan suhu tubuh untuk sementara waktu dan tidak untuk mematikan bibit penyakit yang menyebabkan infeksi. Kondisi ini biasanya berlangsung hingga tujuh hari. Jadi jangan heran kalau suhu si bayi naik lagi dan turun lagi. Hal ini karena infeksinya belum benar-benar sembuh. Pemberian antibiotik untuk memerangi infeksi yang diberikan dokter biasanya dapat membuat suhu tubuh kembali normal dalam 48 jam.

Kapan harus waspada?

  • Jika suhu tubuh si kecil secara mendadak meningkat menjadi 38 derajat celcius atau lebih dan meningkat terus dalam beberapa jam. Dikhawatirkan infeksi yang terjadi tergolong berat dan tubuh tak dapat mengatasinya tanpa bantuan obat-obatan.

  • Bila suhu tubuh bayi berusia 3 – 6 bulan mencapai 38,3 derajat celcius

  • Dalam dua hari si kecil masih demam, padahal sudah pertolongan pertama sudah diberikan.

  • Si kecil gelisah, tidak dapat tidur, lesu, lemas, tidak mau makan dan minum, muntah dan atau diare. Wajah pucat atau sebaliknya kemerahan, rewel dan sulit ditenangkan, muncul batuk dan terasa telinga sakit.

  • Ada bintik kemerahan yang tidak berubah warna jika dipencet atau bercak berwarna keunguan pada kulitnya.

  • Bayi tampak kesulitan bernapas (napasnya berat atau bernapas terlalu cepat) padahal Anda sudah mengeluarkan ingusnya. Mungkin saja si bayi menderita asma atau pneumonia.

  • Bayi mengalami kejang atau mengalami steup.

 

Pertolongan pertama

  • Pakaikan baju yang tipis, nyaman, dan menyerap keringat. Hindari baju tebal, baju hangat, atau selimut tebal.

  • Berikan ASi atau minum susu botol yang lebih sering. Jika usianya sudah balita, bisa ditambah air putih, kaldu ayam, kuah sayur, atau jus buah. Hal ini untuk mencegah terjadinya dehidrasi ringan akibat suhu tubuh yang meningkat.

  • Tempatkan si kecilpada ruangan yang memilki sirkulasi udara yang baik.Jika si kecil ‘sumeng’ atau suhu di atas normal tapi belum demam (37,5 hingga 38 derajat celcius) maka jangan dulu diberikan obat penurun panas.  Cukup dengan membuatnya nyaman dalam ruangan bersuhu normal dengan pakaian biasa (jangan diselimuti) dan minum yang banyak. Umumnya, temperatur manusia meningkat pada sore hari menjelang malam dan turun setelah tengah malam menuju subuh.

  • Jika si kecil tampakmulai tidak nyaman berikan kompres hangat yang dapat menurunkan suhu tubuh dalam waktu 30-45 menit. Caranya, lepaskan seluruh pakaian bayi, kemudian lap sekujur tubuhnya dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi air hangat, lalu keringkan. Ulangi beberapa kali hingga suhu tubuhnya turun. Kalau perlu, mandikan bayi dengan air hangat. Jangan pernah gunakan alkohol karena dapat terserap menuju pembuluh darah melalui kulitnya dan merusak jaringan saraf. Jangan pula gunakan air dingin/es karena akan membuat bayi tidak nyaman.

  1. Dekap si kecil atau gunakan metode gendong kangguru. Cara menggendong ini terbukti manjur untuk menurunkan suhu tinggi pada bayi/ anak karena memanfaatkan sistem pengaturan suhu tubuh ibu. Sayangnya cara ini hanya cocok untuk demam akibat sakit ringan.  Syaratnya, ada kontak kulit antara bayi dengan yang menggendong. Telanjangkan bayi dan dekaplah di dada di dalam baju Anda yang longgar.

  • Jika suhu sudah di atas 38 derajat celcius, berikan obat penurun panas dalam bentuk drops (dengan pipet takar untuk bayi). Baca aturan pemberiannya dengan baik, jika ragu hubungi dokter lewat telepon untuk memastikannya. Untuk demam anak, ada 2 kelompok obat yang disarankan yakni ibuprofen dan asetaminofen/ parasetamol. Bila suhu tubuh masih tinggi, obat  asetaminofen/ parasetamol, pemberiannya dapat diulang setiap 4 jam sekali. Sedangkan untuk  ibuprofen pemberiannya dapat 6 jam sekali. Namun untuk amannya, lakukan pengulangan untuk kedua jenis obat tersebut setelah 6 jam. Ingat! Jenis obat yang mengandung asetosal (seperti aspirin, aspilet) dan kelompok metamisol tidak dianjurkan untuk bayi atau anak-anak di bawah 16 tahun. Dan jangan memberi anak dua jenis obat sekaligus (asetaminofen dan ibuprofen).

  • Ukur suhu bila perlu setiap 3 jam sekali. Atau agar lebih akurat ukur suhu tubuuhnya setiap satu jam sekali. Catat dan berikan kepada dokter saat melakukan konsultasi. Pola suhu tubuh dapat membantu mengetahui kemungkinan penyakit yang diderita si kecil.

Tapi ingat, insting ibu sangatlah kuat. Gunakan insting ini untuk menentukan kapan sebaiknya bayi yang demam dibawa ke dokter. Jadi kalau Anda memang khawatir, berapa pun suhu tubuh si kecil, hubungi atau datangi saja dokternya. Sebab, temperatur bukan satu-satunya indikasi apakah penyebab demam itu penyakit serius atau bukan.

sumber : http://www.conectique.com/tips_solution/parenting/health/article.php?article_id=5502

April 18, 2011 Posted by | # Bayi dan Balita, # Kesehatan, Artikel | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Assalamualaikum

Dear All,

Terimakasih sebelumnya kami ucapkan karena telah memberikan kepercayaan kepada kami dengan berbelanja di toko online kami ^_^.

Dikarenakan banyak permintaan lebih praktis dalam berbelanja online serta untuk menjaga kepercayaan pelanggan, maka untuk pembelian online pindah ke http://www.busana.biz/
Selamat berbelanja ya..

 

 

Maret 14, 2011 Posted by | # Adzra Cattering, # Bayi dan Balita, # Kecantikan, # Kesehatan, # MAKANAN, # MINUMAN, # Mughitsah Collection, # Rumah Mainan Niswah Adzra Ghozi, # SNACK, # Zahra Creative, Alisha - busana muslim anak dari bahan kaos kualitas istimewa, Artikel, azka produk, BAJU ANAK, Berita Hot, Busana Muslim Qirani, Cara Pembayaran, COKLAT, Multilevel Usaha, muzhafar optical, Product SIK clothing, produk mughitsah collection, Produk Permata, produk tanah abang, Produk Ukhti, Puisi, QIRANI Kids, religi, REZEP, zenitha | , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Perangi Penyakit dengan Tomat Masak

Tomat merah dan segar tidak hanya dapat dijadikan bumbu pelengkap masakan tetapi juga dapat dijadikan obat untuk memerangi berbagai penyakit
berbahaya. Bahkan, tomat yang dimasak lebih banyak memberi manfaat ketimbang tomat mentah.

Ilmuwan dari National Centre of Food and Safety di Illinois mengungkapkan bahwa makan tomat dapat membantu mengurangi risiko kanker, osteoporosis dan penyakit jantung.

Tak hanya tomat mentah yang segar, tomat yang dimasak atau menjadi campuran makanan ternyata dapat memberi manfaat lebih.

Menurut ilmuwan, sayuran merah segar ini merupakan sumber makanan yang mengandung lycopene (antioksidan yang kuat) terbanyak. Dan tidak seperti buah atau sayuran lainnya, kandungan antioksidan dalam tomat berpotensi lebih banyak setelah dimasak.

Para ilmuwan tersebut menjelaskan bahwa nutrisi ini memiliki mekanisme pelindung yang dapat membantu mencegah peradangan dan pembekuan darah.

“Memanfaatkan tomat dan produk tomat mungkin menjadi salah satu strategi yang sederhana dan efektif untuk membantu orang meningkatkan asupan sayuran, yang menyebabkan peningkatan pola makan secara keseluruhan dan akhirnya kesehatan yang lebih baik,” jelas Dr Britt Burton-Freeman dan and Dr Kristin Reimers, yang melakukan penelitian, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (5/3/2011).

Menurut Dr Reimers, penelitian ini menggarisbawahi hubungan antara mengonsumsi tomat dan mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan gangguan kesehatan lain.

“Bukti juga menunjukkan bahwa konsumsi tomat sebaiknya dianjurkan karena manfaat nutrisi dan karena strategi yang sederhana dan efektif untuk meningkatkan asupan sayuran secara keseluruhan,” tambah Dr Reimers.

Laporan penelitian ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Lifestyle Medicine.

sumber http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=79495

Maret 5, 2011 Posted by | # Kecantikan, # Kesehatan, # Mughitsah Collection, Alisha - busana muslim anak dari bahan kaos kualitas istimewa, Artikel, BAJU ANAK, QIRANI Kids | , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

TIPS MEMILIH FRAME KACAMATA

 

info lebih lengkap kunjungi http://www.kacamata.biz/?uid=15

Kacamata atau sunglasses meski awalnya diciptakan untuk membantu penglihatan atau melindungi mata dari sinar matahari, namun saat ini kacamata sudah menjadi bagian dari trend mode di dunia fashion. Pemilihan  frame kacamata yang tepat dapat membuat wajah anda terlihat semakin menarik dan semakin modis. Yang terpenting adalah anda harus megetahui  bentuk frame seperti apa yang paling cocok dengan wajah anda. Oleh karena itu, daripada anda harus mencobanya satu persatu seluruh persediaan kacamata yang ada di toko dan akhirnya bingung memustuskan kacamata seperti apa yang cocok dengan anda, ada baiknya membaca tips-tips berikut terlebih dahulu sehingga nantinya anda dengan mudah dapat memilih kacamata atau sunglasses yang terbaik sesuai dengan bentuk wajah anda.
Secara garis besar bentuk wajah manusia dibagi menjadi tujuh jenis wajah yang berbeda, yaitu: Oval, Persegi (Bujur Sangkar), Bulat, Oblong (Persegi Panjang), Segitiga, Hati, dan Diamond. Agar tips ini lebih menarik, kami juga berikan contoh selebriti yang memiliki jenis wajah dimaksud.
Oval


Julia Roberts Memiliki Wajah Oval
Bentuk wajah oval merupakan bentuk yang ideal karena memiliki proporsi yang seimbang. Area dagu sedikit lebih sempit daripada dahi dan memiliki posisi tulang pipi yang tinggi. Banyak bentuk frame yang sesuai dengan jenis wajah seperti ini. Namun untuk menjaga agar tetap terlihat seimbang, pilih frame kacamata yang sedikit lebih lebar daripada bagian terluas wajah anda. Tips lainnya adalah pilih frame berbentuk persegi  agar sudut wajah terlihat lebih jelas. Hindari frame dengan ukuran terlalu besar.

Wajah Oval Dengan Frame Model Persegi & Bentuk Lainnya Terlihat Pas Asal Tidak Terlalu Besar

Persegi (Bujur Sangkar)


Brad Pitt Memiliki Wajah Persegi
Seperti Brad Pitt, wajah persegi memiliki garis rahang yang kuat, dahi lebar, dan dagu persegi sehingga proporsi antara panjang dan lebar muka sama besar. Untuk membuat wajah persegi terlihat lebih panjang dan memberikan efek sudut yang lembut, cobalah model bingkai yang sempit. Bisa juga menggunakan bentuk oval, bundar, butterfly, atau frame dengan temple (lengan kacamata yang menempel pada telinga) menempel di tengah lensa atau berhubungan dengan bingkai bagian atas lensa. Hindari menggunakan kacamata berbentuk kotak karena akan membuat wajah terlihat lebih kaku. Juga hindari temple yang menempel pada bagian bawah bingkai lensa karena akan memberikan penekanan pada area dagu.

Wajah Persegi Dengan Frame Model Butterfly, Bingkai Menempel Di Atas Lensa, Atau Temple Menempel Di Tengah

Bulat


Cameron Diaz Memiliki Wajah Bulat
Seperti Cameron Diaz, bentuk wajah ini memiliki pipi yang penuh, garis lengkung bulat (tidak bersudut), dan memiliki ukuran yang sama antara panjang dan lebar wajah. Untuk itu, agar wajah bulat terlihat lebih kurus dan panjang, coba gunakan frame dengan bentuk persegi. Anda juga bisa menggunakan frame yang memiliki sudut geometris untuk menajamkan bentuk wajah anda. Atau pilih bentuk frame yang dapat memusatkan perhatian pada area wajah bagian atas seperti frame dengan temple yang terhubung dengan bagian atas dari bingkai lensa. Pilih bentuk bridge (bagian kacamata yang menyangga pada hidung) yang bening agar dapat melebarkan mata anda. Hindari menggunakan frame bentuk bulat karena membuat wajah anda semakin bundar, dan hindari frame yang terlalu besar karena wajah anda akan terlihat semakin pendek.

Wajah Bulat Dengan Frame Bersudut Lancip, Temple Menempel Pada Bingkai Atas, Atau Model Persegi

Oblong


Denzel Washington Memiliki Wajah Oblong
Contohnya Denzel Washington, ini adalah bentuk dimana wajah terlihat lebih panjang dibandingkan lebarnya, memiliki garis pipi yang panjang, bahkan juga terkadang memiliki hidung yang panjang. Oleh karena itu, agar wajah terlihat lebih pendek dan seimbang, cobalah untuk memilih bentuk frame yang lebih dalam dan lebar. Gunakan kaca lensa yang lebar. Pilih bentuk temples (lengan kacamata) yang dekoratif atau kontras agar wajah dapat terlihat lebih lebar, atau pilih bridge yang rendah agar wajah terlihat lebih pendek. Hindari bentuk frame yang kecil dan sempit karena semakin memperpanjang bentuk wajah anda.

Wajah Oblong Dengan Frame Model Lensa Lebar Atau Dengan Tempel Yang Dekoratif

Segitiga


Renee Zelweger Memiliki Wajah Segitiga
Sepert Renee Zelweger, bentuk wajah segitiga memiliki dahi yang sempit serta pipi dan dagu yang lebih lebar. Oleh karena itu, untuk mempertegas bagian atas yang sempit agar terlihat lebih lebar, cobalah frame yang memiliki aksen warna atau detail yang kuat pada bagian tengah sampai ke bagian atas bingkai. Misalnya: bentuk semi rimless (bingkai yang hanya menutupi setengah lensa ke atas), bentuk “cat eye”, atau bingkai dengan bagian atas yang tebal . Hindari bingkai dengan bagian temple yang rendah atau frame yang sempit.

Wajah Segitiga Dengan Frame Model Bingkai Atas Tebal, Cat Eye, Atau Semi Rimless

Hati


Jennifer Memiliki Wajah Hati
Seperti Jennifer Aniston, bentuk wajah hati memiliki bagian yang lebar pada bagian dahi dan tulang pipi dan akan semakin meruncing sampai bagian dagu. Untuk meminimalkan bagian atas wajah yang lebar, cobalah bentuk frame yang lebih tebal pada bagian bawahnya. Bisa juga memilih frame dengan bagian temple yang rendah atau bentuk frame bulat untuk mengurangi area pada dahi. Gunakan frame dengan warna dan bahan material yang ringan, misalnya model frame rimless (lensa tanpa bingkai). Hindari: frame dengan bingkai atas yang tebal atau temple yang memiliki dekorasi, karena membuat wajah bagian atas semakin jadi pusat perhatian dan akan terlihat lebih besar.

Wajah Hati Dengan Frame Model Temple Rendah, Tebal Di Bagian Bawah, Atau Rimless

Diamond


Linda Evangelista Memiliki Wajah Diamond
Seperti Linda Evangelista, bentuk wajah diamond memiliki jarak antara garis rahang dan area mata yang sempit, dan memiliki tulang pipi yang menonjol dengan dagu yang sempit. Oleh karena itu untuk memfokuskan pada area mata dan mengurangi bentuk tulang pipi, cobalah frame yang memiliki garis yang detail dan kuat pada bagian alis seperti model cat eye. Solusi lain adalah frame rimless atau frame oval, agar tulang pipi terlihat lebih bercahaya. Hindari frame dengan model sempit agar batas mata tidak terlihat semakin sempit.

Wajah Diamond Dengan Frame Model Oval, Cat Eye, Atau Rimless

Semoga tips ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk anda, selanjutnya anda bisa berkonsultasi dengan optician di kota anda.

from http://www.muzhafar.com/tipsframe.php

Februari 15, 2011 Posted by | # Kesehatan, Artikel, Multilevel Usaha, muzhafar optical | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikan Kutuk

[ikan kutuk]

IKAN KUTUK / IKAN GABUS adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: aruan, haruan (Mly.,Bjn), kocolan (Btw.), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jw.), dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata.

Ikan darat yang cukup besar, dapat tumbuh hingga mencapai panjang 1 m. Berkepala besar agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead), dengan sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya.

Sisi atas tubuh –dari kepala hingga ke ekor– berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih, mulai dagu ke belakang. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata, bercoret-coret) yang agak kabur. Warna ini seringkali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.

Kebiasaan

Ikan gabus biasa didapati di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini memangsa aneka ikan kecil-kecil, serangga, dan berbagai hewan air lain termasuk berudu dan kodok.

Seringkali ikan gabus terbawa banjir ke parit-parit di sekitar rumah, atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan di sana. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui ‘berjalan’ di daratan, khususnya di malam hari di musim kemarau, mencari tempat lain yang masih berair. Fenomena ini adalah karena gabus memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara, dengan menggunakan semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) namun lebih primitif.

Pada musim kawin, ikan jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijagai oleh induknya.

Penyebaran

Ikan gabus menyebar luas mulai dari Pakistan di barat, Nepal bagian selatan, kebanyakan wilayah di India, Bangladesh, Sri Lanka, Tiongkok bagian selatan, dan sebagian besar wilayah di Asia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat.

Manfaat dan Kerugian

Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau. Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.

Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.

Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan). Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil.

Sejak beberapa tahun yang lalu di Amerika utara, ikan ini dan beberapa kerabat dekatnya yang sama-sama termasuk snakehead fishes diwaspadai sebagai ikan berbahaya, yang dapat mengancam kelestarian biota perairan di sana. Jenis-jenis snakehead sebetulnya masuk ke Amerika sebagai ikan akuarium. Kemungkinan karena kecerobohan, maka kini snakehead juga ditemui di alam, di sungai-sungai dan kolam di Amerika. Dan karena sifatnya yang buas dan invasif, Pemerintah Amerika khawatir ikan-ikan itu akan cepat meluas dan merusak keseimbangan alam perairan.

Ikan Kutuk/Gabus bagi kesehatan

Diketahui bahwa ikan ini sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein penting. Albumin diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka. Pemberian daging ikan gabus atau ekstrak proteinnya telah dicobakan untuk meningkatkan kadar albumin dalam darah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_gabus

Mei 21, 2010 Posted by | # Adzra Cattering, # Kesehatan, # Mughitsah Collection, # Rumah Mainan Niswah Adzra Ghozi, # Zahra Creative, Artikel, Multilevel Usaha | , , , | 1 Komentar

No MSG! Bisa!

Sebenarnya saya cukup realistis dengan yang namanya MSG alias penyedap rasa.
Khusus untuk makanan yang dibeli di restoran, makanan siap saji, snack, ya otomatis tidak dapat 100% menolak MSG. Caranya menolak hanya ‘tidak makan’ dan ‘tidak jajan’ di luar, tapi mana tahaaannn?! Hehehe…

Tetapi kalau untuk makanan di rumah, sudah sejak saya (akhirnya…) bisa memasak, berusaha untuk tidak menggunakan MSG. Kuncinya sebenarnya adalah percaya diri! Ya… percaya diri untuk tidak mengandalkan MSG hanya untuk mendapatkan masakan yang berasa enak (tapi di mulut jadi bikin haus dan yang parah bisa sakit tenggorokan). Praktis saya sudah jarang sekali menggunakan dan membeli produk-produk yang mereknya S*sa, M*won, R*yko, termasuk tepung-tepung yang siap dibalur untuk digoreng, dan termasuk juga saus-saus botolan yang siap tuang. Jangan lupa, kecap asin yang bermerek terkemuka di Indonesia pun mengandung MSG, jadi sejarang mungkin saya pakai.

Trus??? Apa enak? Ya enak jelas! Kuncinya itu tadi, percaya diri! Memasak kembali dengan metode yang mengandalkan bumbu selera asal, bukan main asal cemplung-cemplung trus dikasih air, garam, dan MSG hehehe…

Repot? Ya kecuali kita tidak mau hidup sehat dan senang yang praktis saja, semua juga bakal repot. Kerepotan itu sebenarnya dapat ditanggulangi dengan :
1.Kaldu asli yang direbus dapat dibekukan dalam bentuk blok es batu dan disimpan di freezer. Sehingga tatkala ingin digunakan tinggal dicairkan.
2.Bumbu racikan dihaluskan pakai blender dan buat stock dapat disimpan dalam waktu tertentu di freezer atau kulkas.
3.Rela mencari dan memburu merek-merek yang non MSG, memang sih biasanya harganya rada mahal, tetapi kemasannya juga besar-besar jadi tidak cepat habis.
4.Margarin sebagai penambah sedap tumisan (untuk anak-anak dan mereka yang tidak takut kolesterol kambuh hehehe…). Wangi margarin akan memberi rasa tersendiri hingga menurut saya sih MSG masih kalah enaknya.
5.Komposisi garam dan gula 1:2 sebagai pengganti MSG (ini solusi buat yang tidak bisa makan margarin)

Nah saya coba kasih beberapa tips untuk makanan yang sudah terbukti tanpa MSG juga tetap enak disantap.

Tumis Selada Air

tumis selada air

Biasanya orang tidak pede tumis sayur karena selalu merasa pahit.

Bumbu : bawang putih keprek, jahe dikeprek, bawang bombay.
Tambahan : air kaldu ayam (kalau tidak sempat air biasa juga gak apa kok), saus tiram non msg, kecap manis (atau gula juga boleh), garam.
Isi : selada air yang sudah dipotong, daging ayam yang sudah diiris tipis.

Tumis bumbu dengan margarin atau minyak sayur sampai wangi. Tuangkan air kaldu (ya 100ml aja, kecuali suka banjir hehehe…), masukkan daging ayam. Aduk-aduk dan beri saus tiram non msg. Setelah setengah matang ayamnya, masukkan sayur selada airnya. Aduk-aduk, kasih kecap manis dan garam, atau kombinasi garam dan gula tadi. Jangan biarkan menumis sayur sampai lembek, jadinya pahit (tetapi kalau masih keras juga tetap pahit ya hahaha…). Jadi kuncinya? Ya dicicip dong…! Hehehe… Kalau sudah pas rasanya, bungkusss!

Telur dadar non MSG dan non garam

foto seadanya telur dadar non msg dan non garam dari piring anak saya hehehe

Anak kecil harus makan telur. Tapi kalau dikasih bumbu garam dng MSG terus ya kasihan kan… Akhirnya saya gunakan kombinasi margarin dan keju, tidak pakai garam. Hasilnya? Anak saya malah lebih doyan yang begini hehehe…

Kocok telur yang sudah ditaburi keju (parut atau keju mudah leleh). Lalu panaskan mentega, masukkan telur yang sudah dikocok itu. Kalau mau tambah sosis (sosis yang dijual di pasaran sih ada MSG ya hehehe… variasi yang jangan terlalu sering!) taburi sosis sedikit. Terus? Ya sudah tunggu sampai matang dadarnya (tentu saja dengan membolak-balikkan telur yang sudah di penggorengan ya hehehe…). Siap santappp!

Ayam kukus

ayam kukus

Apa enaknya? Hehehe… saya sih pas makan ya berasa makan ayam tim, atau ayam yang di nasi hainam hehehe… Ini kalau sudah ribet masak tapi tetap mau makan enak.

Bumbu sangat sederhana : bawang putih keprek, daun bawang/prei, jahe.
Siapkan dalam satu wadah panci yang berisi air, bumbu yang sudah saya sebut tadi, daging ayam yang sudah dibersihkan, garam dan merica. Aduk-aduk. Lalu kukus seperti mengukus ikan, bukan rebus. Tahu kan beda kukus dan rebus? Kalau belum, silakan googling.

ayam kukus yang sedang dikukus

Saya sendiri tidak punya kukusan, jadi seadanya, pakai panci agak besar yang sudah diberi air, lalu di atas panci besar itu saya taruh panci yang berisi racikan tadi. Setelah matang, ya dikeluarkan ayamnya, terus dimakan saja. Air kaldu hasil kukusan tidak terlalu berminyak (jadi cocok buat yang diet rendah minyak) dapat dipakai untuk kuah dan rasanya sama dengan minum kuah nasi hainam hehehe…

Sapo Tahu

sapo tahu seadanya

Kalau saya masak, biasanya tidak harus ikut pakem kombinasi sayur dari resep kebanyakan. Jadi kalau ada yang bilang sayur A harus isinya ada ini, itu, bla bla bla, ya buat saya tidak harus. Tergantung isi kulkas juga. Itu baru yang disebut masak nyantai tapi rasa tetap. Jadi kalau ada yang bilang capsay itu 10 jenis sayur, kalau di kulkas hanya ada 4 jenis, ya jadi aja hehehe…

Termasuk si sapo tahu ini. Biasanya orang menggunakan seafood, dan jamur. Tapi berhubung lagi gak punya udang dll dan orang rumah juga pada gak demen jamur, alhasil saya ganti saja dengan labu dan bakso yang kebetulan masih ada. Yang jelas kan saya ada tahu halus hehehe… Jadi beginilah materi sapo tahu saya ini (yang kebetulan saya masak pas hari ini) :

Isi : tahu halus, bakso, labu manis.
Bumbu : bawang putih keprek, daun bawang/prei potong-potong, bawang bombay, jahe.
Pelengkap : saus tiram non MSG, kecap manis, garam (atau kombinasi garam dan gula), sagu, air kaldu ayam atau air minum biasa juga tidak apa.

Tumis bumbu sampai wangi dengan margarin (atau minyak), tuang bakso, beri air kaldu/air 200ml-300ml, masukkan sedikit saus tiram. Aduk-aduk sampai merata bumbunya. Masukkan labu manis, diamkan sebentar sampai labu setengah lembut. Lalu masukkan tahu halus yang sudah dipotong, aduk pelan-pelan (kalau terlalu kencang-kencang kayak masak nasi goreng alamat bisa pecah tahunya!). Masukkan kecap manis/gula. Aduk-aduk lagi. Untuk membuat kental kuah sapo, gunakan kombinasi sagu dan air (kalau takaran saya kira-kira 2sdm sagu : 100ml air). Masukkan kombinasi sagu dan air itu ke dalam masakan, aduk hingga kental. Kalau tidak suka terlalu kental ya kasih air saja lagi sedikit. Terakhir baru kasih garam, cicip-cicip, enak? Angkat, makannn!

Sop ayam / sop daging sapi

sup ayam

Nah… banyak yang memasak sop dengan MSG dengan asumsi kalau tidak pakai penyedap, rasanya kurang enak. Pakai garam doang juga masih kurang pas. Kuncinya adalah bumbu yang digunakan kurang wangi!

Jadi bumbu sop yang kita siapkan semacam bawang putih, bombay, daun bawang/prei, sledri ditumis dulu dengan margarin sampai harum (ini juga dikasih tahu teman dan suami). Setelah itu baru masukkan air kaldu ayam asli dan rebuslah isi sopnya. Masukkan bahan yang keras dulu seperti kentang, wortel, baru masukkan yang lembut. Nah… dengan cara ini, hanya dengan garam saja, sudah pasti enak!

Catatan : Saya bukan ahli masak loh yaaa… Jadi kalau nanti ada yang nyobain resep ini dan bilang tidak enak ya tolong dimaklumi saja hihihi… Paling tidak ini pengalaman sendiri aja, kalau berguna ya syukurlah hehehe…

From : Femi
http://femikhirana.com
http://facebook.com/fekhi

April 23, 2010 Posted by | # Adzra Cattering, # Kesehatan, # Mughitsah Collection, # Rumah Mainan Niswah Adzra Ghozi, # Zahra Creative, Artikel, Multilevel Usaha | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Menghitung Masa Subur Wanita

Pantang Berkala atau lebih dikenal dengan sistem kalender merupakan salah satu cara/metode kontrasepsi sederhana yang dapat dikerjakan sendiri oleh pasangan suami istri dengan tidak melakukan sanggama pada masa subur. Metode ini efektif bila dilakukan secara baik dan benar. Dengan penggunaan sistem kalender setiap pasangan dimungkinkan dapat merencanakan setiap kehamilannya. Sebelum menggunakan metode ini, tentunya pasangan suami istri harus mengetahui masa subur. Siklus masa subur pada tiap wanita tidak sama. Untuk itu perlu pengamatan minimal 6 kali siklus menstruasi.

Berikut ini cara mengetahui dan menghitung masa subur :

Bila siklus haid teratur (28 hari) : • Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 • Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid Contoh : Seorang isteri mendapat haid mulai tanggal 9 Januari. Tanggal 9 Januari ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 januari dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Januari. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Januari hingga tanggal 24 Januari. Pada tanggal-tanggal tersebut suami isteri tidak boleh bersanggama. Jika ingin bersanggama harus memakai kondom atau sanggama terputus (bisa dilihat di artikel tentang sanggama terputus). Bila siklus haid tidak teratur : • Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya. • Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. • RUmus Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18 Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 Contoh : Seorang isteri mendapat haid dengan keadaan : siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya) Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid. Pada masa ini suami isteri tidak boleh bersanggama. Jila ingin bersanggama harus memakai kondom atau sanggama terputus. Kontrasepsi dengan menggunakan sistem kalender dapat menghindari risiko kesehatan yang berhubungan dengan kontrasepsi. Bagi keluarga yang kesulitan untuk mendapatkan alat kontrasepsi sangat cocok untuk menggunakan metode kontrasepsi ini selain tidak memerlukan biaya juga tidak perlu mencari tempat pelayanan kontrasepsi. Menggunakan sistem kalender perlu kerjasama yang baik antara suami istri karena metode ini perlu kemauan dan disiplin pasangan dalam menjalankannya. Masa berpantang yang cukup lama akan mengakibatkan pasangan tidak bisa menanti sehingga melakukan hubungan pada waktu masih berpantang. Tapi bukan masalah bila saja pasangan membiasakan menggunakan kondom pada saat subur.

sumber :http://www.indoforum.org/showthread.php?t=58210

Januari 21, 2010 Posted by | # Kesehatan, Artikel | | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.