Niswahadzra’s Blog

Just another WordPress.com weblog

KEKASIH SEJATI

 

TAK ADA MANUSIA SEMPURNA DIDUNIA INI

DAN SEORANG

YANG MAU SALING BERBAGI
SALING MEMAHAMI
YANG MAU SALING MENGISI
SALING MELENGKAPI
YANG MAU SALING MENGERTI
SALING MENGHARGAI
MENYATUKAN VISI DAN MISI
UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA DAN MIMPI

Dari fenomena-fenomena dibuka bumi
Dari kejadian-kejadian disekitar kita sendiri
Dari Peristiwa-peristiwa yang terjadi
Sebagian besar manusia selalu saja dibodohi
Atas kata-kata saling mengasihi
Saling menyayangi, saling mencintai
Yang terkadang aplikasi dan implementasi
Mengantarkan kita keperbuatan yang tidak terpuji

Pria hanya punya 2 kepentingan untuk wanita
Kepentingan diantara kedua pahanya
Dan kepentingan diantara kedua rahangnya
Wanita juga hanya punya 2 kepentingan dari pria
Kepentingan apa yang diinginkan oleh hatinya
Dan kepentingan yang dinginkan oleh tubuh dan imajinasinya
Kepentingan-kepentingan ini benar-benar dimanfaatkan pria dan wanita
Dengan segala bentuk anugerah dan kelebihannya
Mereka berpikir bisa melakukan apa saja
Meninggalkan jejak-jejak luka dan cerita buruk dimana-mana
Sedangkan Tuhan menciptakan dan menganugerahkan manusia
Otak dan Hati didalam tubuh manusia
Tapi betapa banyak kasus manusia
Tidak menggunakan kedua-keduanya
Dan ironisnya!
Mereka juga lupa kalau mereka itu beragama

Maka tidak salah kalau KHALIL GIBRAN bilang:
1. BEGITU BANYAK PEREMPUAN YANG CANTIK, TETAPI BETAPA SEDIKIT PEREMPUAN “YANG BAIK”
2. BANYAK PEREMPUAN YANG BISA MEMIKAT DAN MEMILIH HATI BANYAK LELAKI, TETAPI BEGITU SEDIKIT YANG MAMPU MEMILIKI HATI LELAKI SEJATI
3. BEGITU BANYAK LELAKI YANG BISA MEMIKAT DAN MEMILIKI HATI PEREMPUAN, TETAPI BETAPA SEDIKIT JUMLAH LELAKI SEJATI

Lalu, mau sampai kapan?
Kita terbelenggu tipisnya pemahaman tentang masa depan
Karena kita terlanjur lahir dari generasi-generasi sebelum kita
Yang memberikan pemahaman, pembimbingan sebegitu rendahnya
Keturunan-keturunan kita selanjutnya adalah
Mereka yang akan menghadapi jaman yang jauh lebih berbeda
Lebih dahsyat, Lebih hebat, bahkan lebih jahat
Kita harus bersiap utk melahirkan generasi yang kuat
Generasi-generasi yang menggunakan Otak dan Hatinya
Generasi yang tidak menanggalkan agamanya

Sekedar perenungan saja
Semoga bermanfaat untuk kita semua

 

Sumber ; http://www.facebook.com/photo.php?fbid=429670907060427&set=at.397742120253306.109078.100000525636300.1824718290&type=1&ref=nf

 

Mei 4, 2012 Posted by | Artikel, religi | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

5 Hal yang Tidak Boleh Diucapkan Orangtua Kepada Anak

sumber ; http://id.she.yahoo.com/5-hal-yang-tidak-boleh-diucapkan-orangtua-kepada-anak.html

Bukan rahasia lagi, orangtua harus memperhatikan cara mereka berkomunikasi dengan anak-anak mereka. Apa yang kita katakan — dan cara kita mengatakannya — adalah masalah penting. Cara komunikasi orangtua akan memberi dampak pada hubungan orangtua-anak dalam jangka panjang.

Kalimat sederhana yang keluar dari mulut orangtua saat sedang frustrasi dapat berdampak besar.

“Kata-kata bisa menyakitkan dan tidak bisa ditarik ulang, jadi berhati-hatilah,” ujar Debbie Pincus, seorang terapis, pembimbing orangtua dan penulis “The Calm Parent: AM & PM”.

“Kita manusia. Kehidupan kita gila-gilaan dan kadang kita tidak memberikan waktu beristirahat dan berpikir kepada diri sendiri,” ujar Pincus. “Hanya berhati-hatilah dan bertanggung jawab, dengan siapa pun kita berbicara.”

Berikut ini lima hal yang tidak boleh diucapkan orangtua kepada anak mereka.

“Aku tidak peduli.”
Anak kecil senang bercerita tentang segala sesuatu. Tentang pembicaraan mereka dengan teman-temannya, bentuk awan yang mereka rasa mirip dengan ular laut, alasan mereka menekan seluruh isi pasta gigi ke dalam bak mandi.

Tetapi terkadang orangtua tidak ingin mendengarkan mereka. Jangan pernah mengatakan Anda tidak peduli dengan cerita mereka. Itu akan membuat anak-anak merasa tidak penting dan menghilangkan rasa percaya.

SARAN: Beritahulah anak Anda bahwa masalah itu bisa dibahas di lain waktu, ketika Anda dapat fokus pada pembicaraan sang anak. Tetapi jangan ingkar janji. Jangan lupa membahas.

“Kamu kan sudah besar!”
Putri Anda berusia 7 tahun tapi masih bertingkah selayaknya anak umur 3. Jangan pernah menyalahkan tingkahnya sembari mengatakan “Kamu kan sudah besar!” Ini akan membuat anak-anak merasa dikritik padahal mereka bisa saja sedang punya masalah dan butuh bantuan untuk menyelesaikannya.

SARAN: “Ketika Anda hendak bereaksi, ambillah jeda waktu sebentar,” kata Pincus. Pikirkan matang-matang dampak perkataan Anda, jadi bukan asal reaksi spontan. Jeda membantu menurunkan adrenalin sehingga otak bisa berpikir tanpa emosi.

“Minta maaf!”
Anak Anda merebut mainan temannya dan membuatnya menangis. Anda langsung memerintahkan sang anak untuk meminta maaf atas tindakannya. Anda memang bermaksud mulia, tetapi memaksa anak untuk meminta maaf tidak mengajari mereka kemampuan sosial, kata Bill Corbett, penulis buku dan pendidik.

Anak kecil tidak dapat langsung mengerti kenapa mereka harus meminta maaf. Bila selalu disuruh, mereka bisa saja makin lambat memahami alasan meminta maaf bila telah melakukan tindakan buruk

SARAN: Minta maaflah kepada anak kecil yang dibuat menangis oleh anak Anda, sehingga pada saat bersamaan Anda memberi dia contoh bagus kelakuan yang ingin ditanamkan.

“Masak nggak bisa juga?”
Anda mengajari anak menangkap bola lima kali berturut-turut, dan dia belum mahir juga. Atau, ketika belajar soal matematika, dia tak kunjug paham. Anda pun langsung bertanya “Masak nggak bisa juga?” Komentar ini akan menjatuhkan mental mereka.

Sebab, sebagaimana dikatakan pakar pembelajaran Jill Laurean, anak-anak akan menangkap pertanyaan itu dengan berbeda. Mereka akan mengira Anda bertanya “Kenapa nggak bisa juga? Apa yang salah dengan kamu sehingga nggak bisa?”

SARAN:
 Ambil waktu istirahat. Jika Anda sudah tidak tahu cara lain mengajari anak mengenai sesuatu, berhentilah. Lanjutkan pelajaran ketika Anda sudah siap untuk mencobanya lagi, mungkin setelah mencari pendekatan lain untuk mengajar apa pun yang sedang dipelajari anakmu.

“Ditinggal ya!”
Anak Anda menolak meninggalkan toko mainan atau taman, sementara Anda telat janjian. Jadi Anda memberikan ultimatum untuk menakut-nakuti dia: “Ditinggal ya!” Untuk anak yang masih kecil, ketakutan ditinggalkan orangtua adalah sesuatu yang sangat nyata. Tapi apa yang terjadi saat ancaman tidak berhasil? Anak dengan cepat belajar kalau ayah atau ibu memberikan ancaman kosong.

SARAN: Jangan bilang kepada anak bahwa Anda akan meninggalkan mereka. Sebaiknya, bikin rencana perjalanan (dari toko mainan ke tempat selanjutnya) sebelum berangkat dari rumah.

Mei 4, 2012 Posted by | # Bayi dan Balita, Artikel, Multilevel Usaha | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

TaKaran Dalam ResEp MasaKan

lagi hobby baking2 nech…makanya kadang bingung sama istilah2 baking…Alhamdulillah nemu web https://mykitchenandme.wordpress.com/2011/05/09/takaran-dalam-resep-masakan/#comment-43

 

Seringkali dalam resep masakan kita menemukan satuan ukuran bahan-bahan yang tidak familiar, apalagi bagi pemula seperti aku ini, yang kadang kalo masak pake ilmu kira2…heheheh. Kmrn browsing2 dah soal takaran dalam resep masakan, biar jelas, dan biar tambah mantab rasa masakannya, jadi ga pake ilmu “kira-kira” lagi.
Beberapa takaran yang biasa digunakan dalam resep masakan baik nasional maupun internasional….moga bermanfaat (dirangkum dari berbagai sumber)

*Singkatan-singkatan dalam takaran*

@ sdm = sendok makan
@ sdt = sendok teh
@ gr = gram
@ kg = Kilogram
@ btg = batang
@ bks = bungkus
@ btr = butir
@ ml = mililiter

*Ukuran takaran dengan Cup*
1 cup = 1 cangkir = 16 sdm
1 sdm = 15 gram
1 cup = 250 cc = 250 ml

Tepung terigu 1 cup = 140 gram
Gula pasir 1 cup = 225 gram
Gula halus 1 cup = 160 gram
Gula palem 1 cup = 140 gram
Maizena 1 cup = 125 gram
Sagu/kanji 1 cup = 125 gram
Tepung beras 1 cup = 110 gram
Tepung roti 1 cup = 115 gram
Almond bubuk 1 cup = 170 gram
Kismis 1 cup = 190 gram
Kenari cincang 1 cup = 150 gram
Mete cincang 1 cup = 160 gram
Havermout 1 cup = 90 gram
Mentega/Margarine 1 cup = 200 gram
Minyak goreng 1 cup = 220 gram
Coklat bubuk 1 cup =112 gram

*Ukuran Gelas Belimbing*

1 gelas tepung terigu = 130 gr
1 gelas gula pasir = 230 gr
1 gelas gula halus = 180 gr
1 gelas mentega = 210 gr
1 gelas air/ susu encer = 250 cc

*Ukuran Sendok Makan*
1 sdm peres = 3 sdt
1 sdm peres gula pasir = 15 gr
1 sdm peres gula halus = 12 gr
1 sdm peres tepung terigu = 8 gr
1 sdm peres maizena = 12 gr
1 sdm peres margarin = 15 gr

Pda dasarnya, memasak dengan takaran “hati dan cinta”….lebih tepat dan yg pasti masakan yg dihasilkan jadi lebih enak…hohoho ;)

Sumber : berbagai sumber

Mei 3, 2012 Posted by | # MAKANAN, Artikel, REZEP | Tinggalkan sebuah Komentar

my dinner

ini bukan bergaya sok ala barat lho ya…karena yg ada di lemari es tinggal ayam fillet n wortel…maka untuk dinner malam ini bikin steak ayam n spagheti serta kentang goreng ala bunda niswah adzra ghozi…resep cari sendiri di mbah google…bbbuuuaaannnyyyaaakkkk…

steak ayam n spagheti

Maret 3, 2012 Posted by | # Bayi dan Balita, # Diriku, # Pangeranku, # Permata2ku, Artikel, My Family | , , , | 2 Komentar

Kue Lumpur Kentang

Kue Lumpur Kentang makanan favorit sejak kecil…ini uji coba yg kedua kalinya…Alhamdulillah…dr segi rasa n bentuk dah lebih baik…apalagi anak2 doyan…lidahkan g pernah bohong…hahahay…

resepnya dari NCC aku bikinnya 1/2 resep…

http://www.ncc-indonesia.com/detail.php?aid=297

 

Bahan: 500 gr gula pasir

500 g tepung terigu

1 kg kentang, kukus dan haluskan

200 grmargarine, lelehkan

5 btr kuning telur

4 btr putih telur

1 ltr santan

1 sdt vanilli

1 sdtgaram

200 gr kismis, untuk taburan (saya pk keju n coklat)

Cara membuat:

  1. Kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang (tidak perlu naik), masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
  2. Tuangi santan, aduk rata, masukkan kentang halus dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata.
  3. Terakhir, taung mentega leleh, aduk rata.
  4. Panaskan cetakan kue lumpur, poles mentega, tuangi adonan hingga ¾ penuh, tutup, biarkan setengah matang taburi kismis, tutup lagi, biarkan sampai matang. Angkat. Variasi taburan lain bisa menggunakan parutan keju, irisan nangka, coklat mesis, dll.

 

Maret 3, 2012 Posted by | # Adzra Cattering, REZEP, Artikel, # SNACK | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Dendam yg positif

habis baca kisah inspiratif …jd keterusan baca yg lain…yg sangat menggilitik hati saya adalah kisah dendam yg positif…jadi ingat kejadian kebelakang dulu…pernah berteman dengan orang yg menurut saya pada saat itu super baik dan kasihan…karena menurut si teteh itu dia dimusuhi smua orang karena sudah melarat…walaupun banyak orang ngomong si teteh itu orangnya busuk…g didengerin dech…pokonya niatnya pgn balas budi ke teteh yang pada saat itu menurut saya super baik.si teteh butuh uang dipinjemin…bahkan pernah pada saat g punya uang buat bayar antar jemput anting anak saya,saya pinjamkan utk dijual.belum lagi suka pinjam uang setiap hari kadang 10 rb or 20 rb…pernah juga saya traktir makan di ampera.kesalahan saya di sini adalah saya pinjamkan uang tanpa memberitahukan ke suami…itu adalah kesalahan terbesar saya…yg terakhir kalinya pinjam uang 300 rb utk beli buku anaknya…dan terjadilah bencana itu.saat suami si teteh yang pada saat itu menurut saya super baik ke luar kota, terkadang kalau musim kemarau air sumur kering…jd beli ngedorong gerobak sendiri.pagi itu saya akan keluar beli bubur utk suami yang sedang sakit gigi sampai bengkak pipinya kayak makan bakso…si teteh itu lg ngedorong roda…

“hai teh yuk dibantuin” ujar saya.pas kebetulan suami keluar minta dibeliin 2 bubur.

“yah bantuin” ujarku tp keburu suami masuk lg.terus aku ngomong ke si teteh yg pada saat itu menurut saya super baik. lg sakit gigi teh.

“udah biarin, sendiri aja…”kata si teteh itu.”emang si dia (suami saya maksudnya) suka sentiment sama saya  dan lain sebagainya keluar dari mulut si teteh yg pada saat itu menurut saya super baik yg membuat dahi saya berkerut.terus keluar uwak dan suaminya,akhirnya dibantuin si teteh itu sama mereka.saya lanjutkan perjalanan membeli bubur.siangnya pas saya keluar rumah mendapati toples mayonaise saya yg saya dititipin di kulkas teteh itu ada diteras rumah dia. jd jengkel saya dibuatnya…belum lagi kata2 yang menyakitkan utk suami saya tadi pagi,masuklah saya ke rumahnya,siteteh itu masih punya utang 200 rb sama saya yg dah janji mw dibayar bulan kemarin.saya tagih

“teh maaf uang yg 200 rb mw dipinjem bapak saya”

“oh iya…besok saya bayar”ujar si teteh

saya keluar dr rumahnya.di panggil lg sama si teteh itu.”kamu itu jgn jahat gitu…g mungkin si dia (suami saya maksudnya)  g mw bantu klo kamu g menjelek2kan saya…” nah looo…kok jd gini…

“lho siapa yg ngejelek2 kan…lg sakit gigi jd g bisa bantu”jawab saya…udah weh keluar dr rumah si teteh yg pada saat itu menurut saya super baik.

saya masuk ke rumah sambil menangis…suami membujuk2 saya udah…biarin si teteh itu emang begitu.sorenya uwak depan rumah masuk…tadi pagi pas kejadian dorong air si teteh itu nangis2 ke uwak…”pasti si zahra (saya maksudnya)yg g ngebolehin…nah lo…

“makanya zahra jgn dekat2 sama si teteh itu ember…saya dulu juga pernah kan difitnah…smp bertengkar n  si teteh itu bilang ke saya yg g sholat masuk neraka ” ujar uwak.(kebetulan si uwak emang g pernah sholat biarpun muslim)…nah lo…kenapa jadi g nyambung.

akhirnya  saya sadar…kenapa orang2 sekitar g seberapa suka n jaga jarak sama si teteh itu.karena si teteh itu always negative tinking pada siapapun…bahkan cerita uwak pernah bercanda ketawa-tawa sama adek2nya di teras, si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik,merasa mereka menertawakan dia yg sudah jatuh melarat (dulu suaminya pernah kerja di pabrik menjabat yg agak penting terus di PHK skrg kerja nyewain game kaset).

dan saya adalah orang yang sangat emosi tinggi,ber api2 (klo masak telur deket saya mateng kali). belum lagi suami si teteh yg ikut2an…setiap kali keluar dr rumah utama dan ada saya,pintu di banting.bukan sekali dua kali.dan bukan karena saya seorang yg perasaan.karena klo saya g kebetulan di dapur…tuh pintu g di banting.begitu kesalnya saya sama suami si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik,saya bales banting pintu itu.dia balik lg sambil berkacak pinggang marah2 ke saya.suamiku keluar. dan berantemlah mereka.kemudian uwak n yg lain melerai.dan sejak saat itu…nih bara api yang membara kalau lihat suami si teteh itu…pgn saya lempar mangkok tuh kepala. setiap kali ketemu suami si teteh itu saya pelototin dia.suatu hari ada kakakku maen ke rumah.ngajak maen ke luar rumah (sejak kejadian itu anak2 g saya bolehin maen keluar).saya panggil kakak saya “jgn keluar”. kebetulan suami si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik ada di rumah

“g ke lapang aja”jawab kakak.aku jemput mereka sambil ngomel di bilangin jangan keluar bahaya.

“cicing anjing”ada suara”cicing anjing” eh ada suara lagi…terus si uwak keluar dr rumahnya n masuk ke rumah si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik.sambil istighfar.saya lanjutkan perjalanan masuk ke rumah saya.eh si uwak masuk kerumah saya sambil ngomelin saya.”kamu jgn ngomong aja”

“ngomong apa teh” tanya saya

“itu tadi jangan keluar rumah”jawab dia.eh ternyata eh ternyata suami si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik,tersinggung dg kata2 saya itu.dan mendidih lagilah bara api di hati saya.sejak saat itu saya menghindar klo ketemu pasangan tukang fitnah itu.bukan karena takut sm mereka berdua.tp lebih takut sama amarah yg ada didalam hati saya.karena begitu mendengar suara  pasangan tukang fitnah itu hati saya mendidih,pgn rasanya berlari dan melempar mangkok ke mereka.tp saya masih menghormati suami.g akan melakukan hal konyol seperti itu.lebih2 saya masih harus bertemu mereka pada saat2 tertentu.belum lagi ada 2 orang yg berkata kepada saya utk mengalah aja pada kedua pasangan tukang fitnah itu utk ngalah aja…sy disuruh mengakui kesalahan yg tidak pernah sy perbuat.lebih2 lg ketika orang tua sakit dan opname.saya yg disalahin.saya jawab “maaf…utk saat ini saya g bisa”.pake ngomong klo mereka dulu baik2 sama adek2nya.dalam hati”emang saya jg g baik gitu”…ihhh…rasanya hati ini mw meledak-ledak.

kapok dah sekarang klo mw minjemin biar kata 100 perak tanpa izin suami.

dan mulai sejak saat itu saya tidak berani untuk dekat2 sama siapapun…dan selalu menjaga jarak pada orang yg saya kenal.

Tapi saya sekarang bersyukur karena kejadian itu.Allah punya rencana lain.sejak saat itu saya jadi punya waktu utk mengurusi toko online saya.belajar bikin blog,website.(dulu tiap hari nongkrong ngobrol di teras si teteh itu yg sudah g saya anggap super baik).sekarang rejeki dari toko olshop semakin lancar.saya dulu nikah sama suami bener2 dari nol.sedikit2 sudah semakin Alhamdulillah…dulu ngangkot sekarang dah ada si revo,dulu numpang di rumah orang tua sekarang dah punya rumah…menaikki tangga kehidupan menuju cita2.dan semoga seiring perjalanan ini dendam kesumat ini berubah menjadi ke arah yang positif.

Tq atas fitnah nya teh…

tq suamiku atas kesabarannya

anak2ku sumber inspirasiku

tq dudhe atas semuanya

Tq Allah atas anugrah yg selalu kau berikan padaku

Maret 3, 2012 Posted by | Artikel | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Happy Birthday my Adzra Fathimah Mukhlisah Mujadillah

Hari ini tgl 7 Februari…3 th yg lalu aku melahirkan anakku yg ke 2 Adzra Fathimah Mukhlisah Mujadillah. Atas saran Dokter,Kak Adzra harus di cecar…karena saat di Usg posisinya Duduk.Pas tgl 7 Februari jam 23.00 Kak Adzra Lahir di Rs Muhamadiyah BAndung,dg berat 3.5kg tinggi 49cm.kak Adz dr kecil gendutnya awet makanya ada panggilan sayangnya si Emboth…anaknya terbilang superrr Aktifnya…segala di naikki,dr meja,pintu tralis,tangga,pager…smp pernah dirumah kakek di lantai 3 tempat jemuran ada antena utk warnet dinaikki…bikin hati dag dig dug…kak Adz g bisa duduk diam sebentarpun…klo pun menggambar atau mewarnai n bermaen game komputer…cuman bertahan beberapa menit…setelah itu lari2…teriak2…Kak Adzra…ibu minta maaf…tdk bisa memberikan kue ultah yg cantik…tp brownies bikinan ibu ini dibuat penuh cinta…doa Ayah dan Ibu smoga kak Adzra jd anak yg solehah,berbakti sama orang tua,hormat dan sayang sama kak niswah dan dek ozy,dimudahkan rejeki yg barokah,jodoh,panjang umur,nikmat kesehatan…I love u my dear…mmmuuuaaaccchhh….

Maret 3, 2012 Posted by | # Bayi dan Balita, # Permata2ku, Artikel, My Family | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Sate Ayam Banyumas

dulu waktu belum nikah…males banget sama yang namanya masak…klo udah nikah mau g mau harus donk…masak itu menyenangkan looo…apa lagi klo dimakan lahab sama suami n anak…ini nyobain resep baru dari mbak eni temen di OM…enak buanget pas udah matengnya…anak2 makannya lahab…

Sate Ayam Banyumas :

500 gr daging ayam potong kotak-kotak

Kecap manis & Garam sesuai selera

Jeruk Limau

Bawang merah goreng utk taburan (g pake)

Bumbu pecel (optional utk pendamping makan sate)—>g pake juga

Haluskan :4 Cabe merah uk besar (buang isinya) —> g pake

2 siung Bawang putih

4 Butir kemiri utuh (sangrai)

1 st ketumbar (sangrai)—>g punya

Minyak secukupnya

Cara :Campur potongan ayam,bumbu halus,Kecap manis dan garam, berilah perasan jeruk limau, diamkan selama 30-60 menit

Tusukkan daging ayam yg sudah direndam bumbu dengan tusuk sate, lumuri dengan sisa bumbu lalu bakar sampai matang

Maret 3, 2012 Posted by | # MAKANAN, Artikel, REZEP | , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Apakah Anak-ku harus rangking 1?

baca artikel ini mengingatkan ada masa kecilku…dimana kakak2ku smw sangat brilyant…smw slalu juara 1…masuk sekolah favorit…klo aku…boro2 1…naik kelas aja udah untung…dan itulah yg membuat ortuku malu…dan sering membanding2kan…karena itu aku slalu diatur…dari smk smp kuliah…dan jadilah smw ilmu g ada yg menempel diotakku…sutra lah…smw hanya masa lalu…yg penting sekarang anak2ku…untuk anak2ku…aku hanya akan memfasilitasi kalian serta mengarahkan…cita2lah setinggi langit…apapun yg kau inginkan

 

Di kelasnya terdapat 50 orAnak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.
Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang bocor ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.
Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan. Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggris. Kedua anak ini secara bersamaan berebut sebuah kue beras yang di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli. Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya. Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara yang sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.
Ketika pulang, jalanan macet dan anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing.
Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.
Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.
Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar.
Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya.
Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku.
Alasannya pun sangat beragam : antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris.
Wali kelasnya mengatakan banyak usul agar dia dijadikan ketua kelas saja.
Dia memberi pujian: “Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.
Saya bercanda pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan. Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”
Dia pun pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi Pahlawan aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.” Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama.
Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga.
Dalam hatiku pun terasa hangat seketika.
Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini. Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini.
Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.
Jika anakku besar nanti, dia pasti menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang gemar membantu, tetangga yang ramah dan baik.
Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas?
Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi?
Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku? Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?
Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi meski dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.
- Khalil Gibran
Kisah ini juga di tulis di beberapa milis.
ang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami menerimanya dengan senang hati.

sekedar share…http://annasahmad.wordpress.com/2012/02/07/rangking-satu/

Februari 13, 2012 Posted by | # Bayi dan Balita, Artikel, religi | Tinggalkan sebuah Komentar

sop ceker ceria

balada suami n 3 balita sakit…masak yg anget2 aja dech…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sop ceker

Bahan :
ceker 1/4 kg
1 sayur mix beku (ada di supermarket)

2 wortel import
300 ml air

1 bawang daun,cincang
1 batang seledri, cincang

Bumbu :
2 siung bawang putih
4 siung bawang merah
2 cm jahe
1 sdt merica bubuk
garam secukupnya
Haluskan semua bumbu.

Cara Membuat :
a. Didihkan air, masukkan ceker dan wortel dan mix sayuran hingga akan matang
b. Tumis bumbu halus
c. Masukkan tumisan bumbu halus  ke dalam rebusan ayam.
d. Taburkan seledri, angkat

 

Februari 13, 2012 Posted by | Multilevel Usaha, # Adzra Cattering, REZEP, Artikel, # MAKANAN | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.